Hadis tentang Allah Murka Kepada yang Tidak Berdoa
Hadis
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ لَمْ يَسْأَلْ اللَّهَ يَغْضَبْ عَلَيْهِ. (رَوَاهُ سُنَنُ التِّرْمِذِيِّ: ٣٧٠٠)
Terjemahan
Hadis dari Abu Hurairah RA bahwa ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda bahwa barang siapa yang tidak meminta kepada Allah maka Allah akan murka kepadanya. (HR al-Tirmidzi: 3700).[1]
Isi kandungan Hadis
Hadis ini menegaskan pentingnya berdoa dan meminta kepada Allah sebagai bentuk penghambaan seorang hamba. Pernyataan bahwa Allah “murka” kepada orang yang tidak berdoa menunjukkan bahwa meninggalkan doa bukan sekadar perbuatan yang netral, melainkan mencerminkan sikap sombong dan merasa tidak membutuhkan Allah. Padahal, hakikat manusia adalah makhluk yang lemah dan selalu bergantung kepada-Nya dalam segala urusan. Selain itu, hadis ini juga mengandung dorongan agar seorang muslim senantiasa membiasakan diri untuk
berdoa dalam setiap keadaan, baik ketika susah maupun senang. Berdoa bukan hanya saat membutuhkan sesuatu, tetapi merupakan bentuk kedekatan dan komunikasi dengan Allah. Dengan demikian, semakin sering seseorang berdoa, semakin tampak kerendahan hati dan ketundukannya, yang pada akhirnya mendatangkan ridha Allah serta menjauhkan dari kemurkaan-Nya.
Referensi
- Ibid, juz 5, hal. 191, Kitab Ad-Du'a, Bab Man Lam Yas'al Allaaha Yaghdab 'Alaihi, No. 3700 .

Komentar 0