Hadis tentang Do’a Memohon Ampunan
Hadis
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ فِي سُجُودِهِ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي كُلَّهُ دِقَّهُ وَجِلَّهُ وَأَوَّلَهُ وَآخِرَهُ وَعَلَانِيَتَهُ وَسِرَّهُ. (رَوَاهُ مُسْلِمٌ: ١١١٢)
Terjemahan
Hadis dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW dalam sujudnya mengucapkan doa: “Allahummaghfirli dzanbi kullahu diqqahu wa jullahu wa awwalahu wa akhirahu wa ‘alaniyatahu wa sirrahu.”(HR Muslim: 1112).[1]
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan doa yang dibaca Rasulullah saw ketika sujud, yaitu permohonan ampunan kepada Allah atas seluruh dosa tanpa terkecuali, baik yang kecil maupun besar, yang terdahulu maupun yang kemudian, yang dilakukan secara terang-terangan maupun tersembunyi. Kandungan hadis ini menegaskan bahwa sujud adalah waktu yang sangat utama untuk memohon ampunan, serta mengajarkan seorang Muslim agar menyadari keterbatasan dirinya dan senantiasa memohon maghfirah Allah secara menyeluruh, karena tidak ada dosa yang luput dari
pengampunan-Nya selama hamba tersebut benar-benar bertaubat dan bersandar
kepada rahmat Allah.
Referensi
- Ibid, juz 1, hal. 352, Kitab As-Salah, Bab Ad-Du'a fi As-Sujud, No. 1112.

Komentar 0