Hadis tentang Do’a Ketika Kesulitan
Hadis
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ أَوْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ.(رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ: ٢٠٦٧)
Terjemahan
Hadis dari Anas bin Malik RA berkata bahwa ia mendengar RasulullahSAW bersabda: bahwa siapa yang ingin diluaskan rezekinya atau meninggalkan nama sebagai orang baik setelah kematiannya hendaklah ia menyambung silaturrahim.” (HR al-Bukhari: 2067).[1]
Isi Kandungan hadis
Hadis ini menjelaskan pentingnya menjaga silaturahim sebagai salah satu amalan yang mendatangkan keberkahan hidup, terutama dalam keluasan rezeki dan kebaikan umur atau nama baik setelah meninggal dunia. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa hubungan baik dengan keluarga dan kerabat bukan hanya bernilai sosial, tetapi juga memiliki dampak spiritual yang besar, karena menjadi sebab datangnya pertolongan dan keberkahan dari Allah. Dengan demikian, hadis ini mendorong seorang muslim untuk menjaga hubungan kekeluargaan, menghindari permusuhan dan pemutusan silaturahim, serta membangun sikap kasih sayang dan kepedulian sebagai bagian dari pengamalan ajaran Islam.
Referensi
- Ibid, juz 3, hal. 1192, Kitab As-Silah, Bab Fadhlu Silatil Rahim, No. 2067 .

Komentar 0