Hadis tentang Do’a Memohon Ilmu
Hadis
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ انْفَعْنِي بِمَا عَلَّمْتَنِي وَعَلِّمْنِي مَا يَنْفَعُنِي وَزِدْنِي عِلْمًا الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ وَأَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ حَالِ أَهْلِ النَّارِ. (وَاهُ سُنَنُ التِّرْمِذِيِّ: ٣٥٩٩)
Terjemahan
Hadis Dari Abu Hurairah RA bahwa ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Allahummanfa‘nii bimaa ‘allamtanii wa ‘allimnii maa yanfa‘unii wa zidnii ‘ilmaa, alhamdulillahi ‘alaa kulli haal, wa a‘uudzu billahi min haali ahlin naar.”(HR al-Tirmidzi: 3099). [1]
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan doa yang mencakup permohonan ilmu yang bermanfaat, yaitu agar Allah memberikan manfaat dari ilmu yang telah diajarkan, menambahkan ilmu yang berguna, serta menjadikan seorang hamba selalu bersyukur dalam segala keadaan dan berlindung dari keadaan النار أهل) penghuni neraka). Kandungan hadis ini menegaskan bahwa ilmu dalam Islam tidak hanya sebatas pengetahuan, tetapi harus membawa manfaat, membimbing kepada kebaikan, dan mendekatkan diri kepada Allah, sekaligus mengajarkan pentingnya syukur dan perlindungan diri dari kesudahan yang buruk dengan terus memohon pertolongan Allah dalam setiap aspek kehidupan.
Referensi
- 9Ibid, juz 5, hal. 151, Kitab Ad-Du'a, Bab Du'a Talab Al-'Ilm, No. 3099.

Komentar 0