Hadis tentang Do’a Ketika Turun Hujan
Hadis
عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا رَأَى الْمَطَرَ قَالَ اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا تَابَعَهُ الْقَاسِمُ بْنُ يَحْيَى عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ وَرَوَاهُ الْأَوْزَاعِيُّ وَعُقَيْلٌ عَنْ نَافِعٍ.(رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ: ١٠٣٢)
Terjemahan
Hadis dari ‘Aisyah bahwa apabila Rasulullah SAW melihat hujan maka beliau berdoa: “Allahumma shayyiban naafi‘an” (ya Allah, jadikanlah hujan ini bermanfaat), dan hadis ini juga dikuatkan oleh Al-Qasim bin Yahya dari ‘Ubaidullah serta diriwayatkan pula oleh Al-Auza‘i dan ‘Uqail dari Nafi’. (HR al-Bukhari: 1032).[1]
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini mengajarkan pentingnya berdoa kepada Allah dalam setiap keadaan, termasuk ketika turunnya hujan, dengan memohon agar hujan yang diberikan membawa manfaat dan keberkahan bagi kehidupan. Rasulullah SAW mencontohkan sikap seorang muslim yang tidak hanya melihat hujan sebagai fenomena alam, tetapi juga sebagai rahmat Allah yang perlu disyukuri dan diiringi doa agar terhindar dari mudarat. Dengan demikian, hadis ini mengandung pelajaran tentang ketergantungan seorang hamba kepada Allah, kesadaran bahwa segala nikmat berasal dari-Nya, serta pentingnya membiasakan doa sebagai bentuk syukur dan harapan terhadap keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.
Referensi
- Ibid, juz 2, hal. 491, Kitab Al-Istisqa', Bab Du'a 'ind Ar-Rain, No. 1032

Komentar 0