Hadis tentang Keutamaan Berdo’a
Hadis
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيْسَ شَيْءٌ أَكْرَمَ عَلَى اللَّهِ تَعَالَى مِنْ الدُّعَاءِ. (رَوَاهُ سُنَنُ التِّرْمِذِيِّ: ٣٦٩٦)
Terjemahan
Dari Abu Hurairah RA dari Nabi SAW bahwa beliau bersabda bahwa tidak ada sesuatu yang lebih mulia di sisi Allah Ta‘ala daripada doa. ( HR al-Tirmidzi: 3696).[1]
Isi kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan bahwa tidak ada ibadah atau amalan yang lebih mulia di sisi Allah dibandingkan doa, karena doa merupakan bentuk langsung dari penghambaan dan ketergantungan seorang hamba kepada Rabb-nya. Kandungan hadis ini menegaskan bahwa doa adalah inti dari ibadah, di mana seorang Muslim menunjukkan kerendahan diri, pengakuan akan kelemahan, serta keyakinan penuh bahwa hanya Allah yang mampu mengabulkan kebutuhan dan menghilangkan kesulitan, sehingga memperbanyak doa merupakan bagian penting dalam memperkuat hubungan spiritual dengan Allah.
Referensi
- Ibid, juz 5, hal. 184, Kitab Ad-Du'a, Bab Innahu Lais Shay'un Akrama Alallahi min Ad-Du'a, No. 3696.

Komentar 0