Hadis tentang Do’a Memohon Hidayah
Hadis
عَنْ عَلِيٍّ قَالَ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُلْ اللَّهُمَّ اهْدِنِي وَسَدِّدْنِي وَاذْكُرْ بِالْهُدَى هِدَايَتَكَ الطَّرِيقَ وَالسَّدَادِ سَدَادَ السَّهْمِ. (رَوَاهُ مُسْلِمٌ: ٧٠٨٦)
Terjemahan
Hadis dari ‘Ali bahwa ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: kepadanya: “hai Ali, ucapkanlah doa:
Allahumma dinii wasaddidnii, wadzkur bilhudaa hidaayatakat thariiq wa bissadaadi
sadaadas sahmi.”(HR Muslim: 7086).[1]
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan doa yang diajarkan Rasulullah SAW iiilkepada Ali bin Abi Thalib RA yaitu permohonan kepada Allah agar diberi petunjuk (hidayah) dan ketepatan (saddad) dalam setiap urusan, dengan perumpamaan bahwa hidayah itu seperti menunjukkan jalan yang benar, sedangkan ketepatan itu seperti lurusnya anak panah saat dilepaskan. Kandungan hadis ini menegaskan pentingnya seorang Muslim untuk selalu memohon bimbingan Allah agar tidak hanya mengetahui kebenaran, tetapi juga mampu menjalankannya dengan benar, lurus, dan tepat dalam setiap langkah kehidupan, karena tanpa petunjuk dan ketepatan dari Allah, manusia
mudah tersesat atau keliru dalam amalnya.
Referensi
- 6Ibid, no 7086 .

Komentar 0