40 HADIS TAUBAT

KTI

Selamat Datang di Aplikasi Hadis: Kumpulan 40 Hadis Seputar Taubat

Silahkan telusuri aplikasi ini untuk menemukan beragam ilmu yang bermanfaat.

Foto Putri Wahyuni Pakpahan

Tentang Penulis

Putri Wahyuni Pakpahan

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS TAUBAT

Penyusun: Putri Wahyuni Pakpahan

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Perasaan Seorang Mukmin terhadap Dosa dan Luasnya Taubat

Disusun oleh: Putri Wahyuni Pakpahan (@14putripakpahan) · Bagian dari 40 HADIS TAUBAT

Hadis

عَنْ عُمَارَةَ بْنِ عُمَيْرٍ، عَنْ الْحَارِثِ بْنِ سُوَيْدٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ حَدِيثَيْنِ أَحَدُهُمَا عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالآخَرُ عَنْ نَفْسِهِ، قَالَ: «إِنَّ الْمُؤْمِنَ يَرَى ذُنُوبَهُ كَأَنَّهُ قَاعِدٌ تَحْتَ جَبَلٍ يَخَافُ أَنْ يَقَعَ عَلَيْهِ، وَإِنَّ الْفَاجِرَ يَرَى ذُنُوبَهُ كَذُبَابٍ مَرَّ عَلَى أَنْفِهِ». فَقَالَ بِهِ هَكَذَا ـ وَأَشَارَ أَبُو شِهَابٍ بِيَدِهِ فَوْقَ أَنْفِهِ ـ. ثُمَّ قَالَ: «لَلَّهُ أَفْرَحُ بِتَوْبَةِ عَبْدِهِ مِنْ رَجُلٍ نَزَلَ مَنْزِلًا وَبِهِ مَهْلَكَةٌ، وَمَعَهُ رَاحِلَتُهُ عَلَيْهَا طَعَامُهُ وَشَرَابُهُ، فَوَضَعَ رَأْسَهُ فَنَامَ نَوْمَةً، فَاسْتَيْقَظَ وَقَدْ ذَهَبَتْ رَاحِلَتُهُ، حَتَّى اشْتَدَّ عَلَيْهِ الْحَرُّ وَالْعَطَشُ، فَقَالَ: أَرْجِعُ إِلَى مَكَانِي. فَرَجَعَ فَنَامَ نَوْمَةً، ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ، فَإِذَا رَاحِلَتُهُ عِنْدَهُ. (رواه البخاري: ٦٣٠٨). 

Terjemahan

Hadis dari ‘Umārah bin ‘Umar, dari al-Harits bin Suwaid, ia berkata: Abdullah menceritakan kepada kami dua hadis; salah satunya dari Nabi SAW dan yang lain dari dirinya sendiri. Ia berkata: “Sesungguhnya seorang mukmin melihat dosa-dosanya seakan-akan ia duduk di bawah gunung yang ia takut akan menimpanya, sedangkan seorang pelaku maksiat melihat dosa-dosanya seperti seekor lalat yang lewat di atas hidungnya.” Kemudian ia menjelaskan dengan isyarat tangannya di atas hidungnya. Lalu beliau bersabda: “Allah SWT lebih bergembira dengan taubat hamba-Nya daripada seseorang yang singgah di suatu tempat yang berbahaya, bersama tunggangannya yang di atasnya terdapat makanan dan minumannya, lalu ia tertidur sejenak. Ketika bangun, tunggangannya telah hilang. Ia merasa sangat panas dan haus, lalu ia berkata: ‘Aku kembali ke tempatku.’ Kemudian ia kembali lalu tertidur lagi, lalu ia bangun, ternyata tunggangannya sudah kembali berada di sisinya.” (HR Bukhari: 6308).

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menggambarkan perbedaan sikap orang beriman dan pelaku maksiat terhadap dosa: mukmin menganggap dosa besar dan membahayakan, sedangkan pelaku maksiat meremehkannya. Selain itu, hadis ini menegaskan bahwa Allah SWT sangat bergembira dengan taubat hamba-Nya, menunjukkan luasnya rahmat Allah SWT. Intinya, dosa tidak boleh diremehkan, dan taubat harus segera dilakukan dengan penuh kesadaran dan penyesalan.

Komentar 0