Hadis tentang Taubat Hamba yang Berulang Kali Berdosa
Hadis
عَنْ ثَوْبَانَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ الْعَبْدَ لَيُذْنِبُ الذَّنْبَ فَيُدْخِلُهُ النَّارَ، فَيَقُولُ: يَا رَبِّ أَخْرِجْنِي فَأَتُوبُ، فَيُخْرِجُهُ اللَّهُ فَيَتُوبُ، ثُمَّ يَعُودُ فَيُذْنِبُ، فَيَقُولُ: يَا رَبِّ أَخْرِجْنِي فَأَتُوبُ، فَيُخْرِجُهُ اللَّهُ فَيَتُوبُ، حَتَّى يَقُولَ: يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا. (رواه مسلم: ٢۹٤٣).
Terjemahan
Hadis dari Tsauban, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya seorang hamba melakukan suatu dosa yang menyebabkan dirinya masuk ke dalam neraka. Lalu ia berkata, ‘Ya Tuhanku, keluarkanlah aku, niscaya aku akan bertobat.’ Maka Allah mengeluarkannya, lalu ia bertobat. Kemudian ia kembali lagi melakukan dosa. Lalu ia berkata, ‘Ya Tuhanku, keluarkanlah aku, niscaya aku akan bertobat.’ Maka Allah mengeluarkannya, lalu ia bertobat. Hingga Allah berfirman, ‘Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya." (HR Muslim: 2943)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menunjukkan betapa luasnya rahmat dan ampunan Allah terhadap hamba-Nya. Selama seorang hamba masih memiliki keinginan untuk kembali kepada Allah dengan tobat yang tulus, pintu ampunan tetap terbuka baginya. Hadis ini juga mengandung larangan berputus asa dari rahmat Allah meskipun seseorang pernah berulang kali terjatuh dalam dosa. Namun, hadis ini bukan dorongan untuk meremehkan maksiat, melainkan ajakan agar seorang muslim terus memperbaiki diri, memperbanyak tobat, dan tidak menyerah dalam usaha mendekatkan diri kepada Allah.

Komentar 0