40 HADIS TAUBAT

KTI

Selamat Datang di Aplikasi Hadis: Kumpulan 40 Hadis Seputar Taubat

Silahkan telusuri aplikasi ini untuk menemukan beragam ilmu yang bermanfaat.

Foto Putri Wahyuni Pakpahan

Tentang Penulis

Putri Wahyuni Pakpahan

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS TAUBAT

Penyusun: Putri Wahyuni Pakpahan

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Taubat Nasuha

Disusun oleh: Putri Wahyuni Pakpahan (@14putripakpahan) · Bagian dari 40 HADIS TAUBAT

Hadis

 عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ: «التَّوْبَةُ النَّصُوحُ أَنْ يَتُوبَ الْعَبْدُ مِنَ الذَّنْبِ ثُمَّ لاَ يَعُودُ إِلَيْهِ أَبَدًا. (رواه البخاري: ٣٠٥٢). [1]

Terjemahan

Hadis dari Abdullah bin Mas‘ud, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Tobat nasuha adalah seorang hamba bertobat dari suatu dosa, kemudian tidak kembali lagi melakukannya selama-lamanya.” (HR Bukhari: 3522).

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan makna tobat nasuha, yaitu tobat yang dilakukan dengan penuh kejujuran, kesungguhan, dan penyesalan sehingga mendorong seseorang untuk meninggalkan dosa yang pernah dilakukannya serta bertekad kuat untuk tidak mengulanginya kembali. Tobat seperti inilah yang menjadi bentuk tobat yang sempurna di sisi Allah karena tidak hanya berupa ucapan istigfar, tetapi juga diwujudkan dengan perubahan perilaku dan komitmen untuk istiqamah dalam ketaatan. Oleh karena itu, seorang muslim hendaknya menjadikan setiap tobat sebagai titik awal perbaikan diri dan menjauhi segala hal yang dapat menyeretnya kembali kepada dosa yang sama.

Referensi

  1. Muhammad bin Ismail al-Bukhari, Shahih al-Bukhari, edisi ke-5 (Beirut: Dar Al-kutub Al-Ilmiyah, 2007), h. 87.

Komentar 0