40 HADIS TALAK

KTI

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang di aplikasi 40 hadis talak, silahkan telusuri aplikasi ini untuk menemukan beragam ilmu yang bermanfaat tentang 40 hadis talak. Terimakasih

Foto Yuli Hatika Pitri Siregar

Tentang Penulis

Yuli Hatika Pitri Siregar

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS TALAK

Penyusun: Yuli Hatika Pitri Siregar

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Larangan Wanita Meminta Suami untuk Mentalak Istri yang Lain

Disusun oleh: Yuli Hatika Pitri Siregar (@yulihatikapitri) · Bagian dari 40 HADIS TALAK

Hadis

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَسْأَلْ الْمَرْأَةُ طَلَاقَ أُخْتِهَا لِتَسْتَفْرِغَ صَحْفَتَهَا وَلِتَنْكِحَ فَإِنَّمَا لَهَا مَا قُدِّرَ لَهَا(رَوَاهُ البُخَارِي: ٦٢٢٧)[1]

Terjemahan

Hadis dari Abu Hurairah RA, ia berkata: Rasulullah SAW  bersabda: janganlah seorang wanita meminta cerai saudarinya agar ia dapat mengosongkan nampannya (menguasai apa yang ia miliki) dan agar ia dapat menikah dengan suaminya, sesungguhnya baginya apa yang ditakdirkan untuknya."( HR al-Bukhari: 6227).

Isi Kandungan Hadis

Hadis tersebut melarang seorang wanita meminta laki-laki menceraikan istrinya yang lain dengan tujuan menggantikan posisinya atau mengambil apa yang dimilikinya. Larangan ini menunjukkan bahwa Islam sangat menekankan akhlak yang baik dengan menjauhi sifat iri dan tamak serta tidak merusak rumah tangga orang lain demi kepentingan pribadi. Selain itu, hadis ini juga mengajarkan agar seseorang ridha terhadap takdir Allah, karena setiap orang telah memiliki bagian rezeki dan jodohnya masing-masing, sehingga segala sesuatu sebaiknya ditempuh dengan cara yang baik dan sesuai syariat.

Referensi

  1. Muhammad bin Ismail bin Ibrahim al-Bukhari, al-Jami’ al-Musnad as-Shahih al-Mukhtasar Bin Umur Rasulillah saw  wa Sunani wa Ayyamih, (Damaskus: Dar Ibn Kathir, 2002), Juz 6, h. 2435.

Komentar 0