Hadis tentang Menjatuhkan Talak Dalam Satu Kali Kesempatan
Hadis
عَنْ عَامِرٍ الشَّعْبِيِّ قَالَ قُلْتُ لِفَاطِمَةَ بِنْتِ قَيْسٍ حَدِّثِينِي عَنْ طَلَاقِكِ قَالَتْ طَلَّقَنِي زَوْجِي ثَلَاثًا وَهُوَ خَارِجٌ إِلَى الْيَمَنِ فَأَجَازَ ذَلِكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.(رواه ابن ماجه: ٢١٠٢)[1]
Terjemahan
Hadis dari Amir bin Asy-Sya'bi ia berkata: "aku berkata kepada Fathimah binti Qais, ceritakanlah kepadaku tentang perceraianmu. Ia berkata: "suamiku menceraikan aku dengan talak tiga disaat ia keluar menuju Yaman, dan Rasulullah SAW memperbolehkannya." (HR Ibn majah: 2102).
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan tentang talak tiga yang dijatuhkan dalam satu kali kesempatan, sebagaimana suami Fatimah binti Qais menceraikannya dengan tiga talak sekaligus ketika hendak pergi ke Yaman, lalu Rasulullah saw membenarkan talak tersebut. Hadis ini menunjukkan bahwa talak tiga sekaligus dapat dianggap sah dan menyebabkan putusnya hubungan suami istri secara bain. Meskipun demikian, Islam tetap menganjurkan agar talak dilakukan secara bertahap sesuai sunnah agar suami istri memiliki kesempatan untuk berpikir kembali dan melakukan rujuk sebelum perceraian benar-benar terjadi.
Referensi
- Abu `Abdillah Muhammad bin Yazid al-Qazwini Ibnu Majah, Sunan Ibnu Majah, Kitab al-Thaharah wa Sunanuha, (Al-Jubail: Dar al-Siddiq & Beirut: Muassasah al-Rayyan, 1431 H/2010 M), Juz 6 h. 270.

Komentar 0