Hadis tentang Keutamaan Bersedekah
Hadis
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: (مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ، وَمَا زَادَ اللَّهُ عَبْدًا بِعَفْوٍ إِلَّا عِزًّا، وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ لِلَّهِ إِلَّا رَفَعَهُ اللَّهُ) (رواه مسلم:٦٩)[1]
Terjemahan
Hadis Dari Abu Hurairah, dari Rasulullah SAW , beliau bersabda:'Sedekah itu tidak akan mengurangi harta. Tidaklah Allah menambah bagi seorang hamba karena sifat pemaafnya kecuali kemuliaan. Dan tidaklah seseorang merendahkan diri (tawadhu) karena Allah, kecuali Allah akan mengangkat derajatnya.”(HR Muslim:69)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini mengandung pesan mendalam tentang hakikat keberkahan dan kemuliaan yang seringkali bertolak belakang dengan logika manusia pada umumnya. Rasulullah SAW mengawalinya dengan menegaskan bahwa sedekah tidak akan mengurangi harta, sebuah pernyataan yang mengajak kita melihat kekayaan dengan kacamata iman. Secara kuantitas, angka dalam harta mungkin berkurang saat diberikan kepada orang lain, namun secara hakikat, Allah menjamin keberkahan pada sisa harta tersebut, menjaganya dari kerusakan, serta membuka pintu-pintu rezeki baru yang tidak terduga di dunia, selain pahala yang melimpah di akhirat.
Referensi
1.Muslim bin al-Hajjaj al-Qusyairi, Al-Musnad al-Shahih al-Mukhtasar Min as-Sunan bi Naql al-'Adl 'an al-'Adl Ila Rasulillah Sallallahu 'Alaihi Wa Sallam, (Dar al-Kutub al-Ilmiah, 1991). Juz 4. h. 2001.

Komentar 0