40 HADIS HALAL DAN HARAM

KTI

Selamat Datang Sahabat Hadis

Cintailah Rasulullah SAW dengan cara membaca, memahami dan mengamalkan hadisnya, silakan telusuri aplikasi ini untuk menemukan apa yang anda perlukan, semoga bermanfaat.

Foto Ahmat al athos

Tentang Penulis

Ahmat al athos

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS HALAL DAN HARAM

Penyusun: Ahmat al athos

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Larangan Menumpahkan Darah dan Merusak Alam di Mekah

Disusun oleh: Ahmat al athos (@al_Atos) · Bagian dari 40 HADIS HALAL DAN HARAM

Hadis

عَنْ أَبِي شُرَيْحٍ الْعَدَوِيِّ، أَنَّهُ قَالَ لِعَمْرِو بْنِ سَعِيدٍ وَهُوَ يَبْعَثُ الْبُعُوثَ إِلَى مَكَّةَ: ائْذَنْ لِي أَيُّهَا الأَمِيرُ أُحَدِّثْكَ قَوْلًا قَامَ بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِلْغَدِ مِنْ يَوْمِ الْفَتْحِ، فَسَمِعَتْهُ أُذُنَايَ، وَوَعَاهُ قَلْبِي، وَأَبْصَرَتْهُ عَيْنَايَ حِينَ تَكَلَّمَ بِهِ: إِنَّهُ حَمِدَ اللَّهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ، ثُمَّ قَالَ: إِنَّ مَكَّةَ حَرَّمَهَا اللَّهُ وَلَمْ يُحَرِّمْهَا النَّاسُ، فَلَا يَحِلُّ لِامْرِئٍ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ أَنْ يَسْفِكَ بِهَا دَمًا، وَلَا يَعْضِدَ بِهَا شَجَرَةً. فَإِنْ أَحَدٌ تَرَخَّصَ لِقِتَالِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقُولُوا لَهُ: إِنَّ اللَّهَ أَذِنَ لِرَسُولِهِ وَلَمْ يَأْذَنْ لَكُمْ، وَإِنَّمَا أُذِنَ لِي سَاعَةً مِنْ نَهَارٍ، وَقَدْ عَادَتْ حُرْمَتُهَا الْيَوْمَ كَحُرْمَتِهَا بِالأَمْسِ، وَلِيُبَلِّغِ الشَّاهِدُ الْغَائِبَ. (رواه البخاري: ١٧٣٥ )[1]

Terjemahan

Hadis dari Abu Syuraih al-‘Adawi  berkata kepada ‘Amr bin Sa‘id ketika ia mengirim pasukan ke Makkah: berilah izin kepadaku wahai pemimpin, aku akan menyampaikan kepadamu sebuah perkataan yang pernah disampaikan oleh Rasulullah SAW pada esok hari setelah penaklukan Makkah. Kedua telingaku mendengarnya, hatiku menghafalnya, dan mataku melihat Ia ketika Ia mengucapkannya. Nabi SAW  memuji Allah SWT dan menyanjungnya, kemudian bersabda: sesungguhnya Allah SWT telah mengharamkan Makkah, dan bukan manusia yang mengharamkannya. Maka tidak halal bagi seseorang yang beriman kepada Allah dan hari akhir untuk menumpahkan darah di dalamnya, dan tidak pula menebang pohonnya. Jika ada seseorang yang berdalil dengan kebolehan berperang seperti yang dilakukan Rasulullah SAW, maka katakanlah kepadanya: sesungguhnya Allah hanya mengizinkan kepada Rasulnya, dan tidak mengizinkan kepada kalian. Sesungguhnya aku hanya diberi izin sesaat di siang hari, kemudian kehormatan Makkah telah kembali seperti kehormatannya kemarin. Hendaklah yang hadir menyampaikan kepada yang tidak hadir. (HR al-Bukhari: 1735)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan tentang kemuliaan dan kehormatan kota Makkah sebagai tanah suci yang telah diharamkan oleh Allah. Di dalamnya, Rasulullah SAW menegaskan bahwa tidak boleh menumpahkan darah (melakukan pembunuhan atau peperangan) serta tidak boleh merusak alam seperti menebang pohon di wilayah Makkah. Hal ini menunjukkan bahwa Makkah memiliki kedudukan yang sangat tinggi dan harus dijaga kesuciannya.

Referensi

  1. Abu ‘Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhari, al-Jami’ al-Musnad al-Shahih al-Mukhtasar Min Umur Rasulillah Sallallahu ’Alaihi wa Sallam wa Sunanihi wa Ayyamih, Juz 2, h. 651.

Komentar 0