Hadis tentang Keharaman Neraka bagi yang Berjuang di Jalan Allah SWT
Hadis
عَبَايَةُ بْنُ رِفَاعَةَ قَالَ: أَدْرَكَنِي أَبُو عَبْسٍ وَأَنَا أَذْهَبُ إِلَى الْجُمُعَةِ، فَقَالَ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: مَنْ اغْبَرَّتْ قَدَمَاهُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ حَرَّمَهُ اللَّهُ عَلَى النَّارِ. (رواه البخاري: ٨٦٥)[1]
Terjemahan
‘Abayah bin Rifa'ah berkata: Abu ‘Abs menemuiku ketika aku sedang pergi salat Jumat, lalu ia berkata: Aku mendengar Nabi SAW bersabda: siapa yang kedua kakinya berdebu di jalan Allah (berjuang di jalan Allah), maka Allah mengharamkan neraka atasnya. (HR al-Bukhari: 865)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan keutamaan besar bagi orang yang berjuang di jalan Allah (sabilillah). Seseorang yang bersungguh-sungguh dalam kebaikan hingga kakinya berdebu di jalan Allah akan mendapatkan balasan berupa dijauhkan dari neraka. Ini menunjukkan tingginya kedudukan jihad dan amal kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas karena Allah. Selain itu, hadis ini juga memberikan motivasi agar umat Islam tidak ragu dalam beramal dan berjuang di jalan kebenaran. Sekecil apa pun usaha yang dilakukan di jalan Allah, akan bernilai besar di sisi-Nya dan menjadi sebab keselamatan dari siksa neraka.
Referensi
- Abu ‘Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhari, al-Jami’ al-Musnad as-Shahih al-Mukhtasar Min Umur Rasulillah Sallallahu ’Alaihi wa Sallam wa Sunanih wa Ayyamih, Juz 1, h. 308.

Komentar 0