40 HADIS EKOTEOLOGI

KTI

Assalamu'alaikum, Selamat Datang di Aplikasi 40 Hadis Ekoteologi

Ekoteologi merupakan cara pandang yang menghubungkan ajaran agama dengan kepedulian terhadap alam dan lingkungan. Kata ini gabungan dari ekologi (ilmu tentang lingkungan) dan teologi (ilmu tentang ketuhanan). Lalu, bagaimana hadis Nabi SAW memandang hubungan antara manusia, alam, dan Tuhan? Temukan jawabannya melalui koleksi hadis dalam aplikasi ini.

Foto Milda Yanti Putri

Tentang Penulis

Milda Yanti Putri

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS EKOTEOLOGI

Penyusun: Milda Yanti Putri

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Relasi Cinta antara Manusia dan Alam

Disusun oleh: Milda Yanti Putri (@mildaputri_) · Bagian dari 40 HADIS EKOTEOLOGI

Hadis

عَنْ عَبَّاسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنِ النَّبِىِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ أُحُدٌ جَبَلٌ يُحِبُّنَا وَنُحِبُّهُ. (رواه البخاري: ١٤٨٢)[١]

Terjemahan

Hadis dari Abbas dari ayahnya dari Nabi SAW bersabda: Gunung Uhud adalah gunung yang mencintai kami dan kami pun mencintainya. (HR al-Bukhari: 1482)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan bahwa terdapat hubungan emosional dan spiritual antara manusia dan alam yang digambarkan melalui ungkapan cinta antara Nabi SAW dengan Gunung Uhud. Secara ekoteologis ini menegaskan bahwa alam bukan sekadar objek pemanfaatan, tetapi bagian dari ciptaan Allah SWT yang memiliki nilai dan hubungan dengan manusia. Kesadaran akan “cinta” ini mendorong manusia untuk memperlakukan alam dengan penuh penghormatan, menjaga kelestariannya, serta membangun hubungan yang harmonis dan berkelanjutan dengan lingkungan.

Referensi

  1. Abu Abdullah Muhammad bin Isma’il al-Bukhari, Shahih al-Bukhari, (Beirut: Dar al-Fikr, 2006), Juz 4, h. 488.

Komentar 0