Hadis tentang Jihad dengan Strategi dan Do’a Peperangan
Hadis
عَنِ ابْنِ عَوْنٍ قَالَ كَتَبْتُ إِلَى نَافِعٍ أَسْأَلُهُ عَنِ الدُّعَاءِ قَبْلَ الْقِتَالِ قَالَ فَكَتَبَ إِلَىَّ إِنَّمَا كَانَ ذَلِكَ فِى أَوَّلِ الإِسْلاَمِ قَدْ أَغَارَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَلَى بَنِى الْمُصْطَلِقِ وَهُمْ غَارُّونَ وَأَنْعَامُهُمْ تُسْقَى عَلَى الْمَاءِ فَقَتَلَ مُقَاتِلَتَهُمْ وَسَبَى سَبْيَهُمْ وَأَصَابَ يَوْمَئِذٍ - قَالَ يَحْيَى أَحْسِبُهُ قَالَ - جُوَيْرِيَةَ - أَوْ قَالَ الْبَتَّةَ - ابْنَةَ الْحَارِثِ وَحَدَّثَنِى هَذَا الْحَدِيثَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ وَكَانَ فِى ذَاكَ الْجَيْشِ ( راواه مسلم ٤٦١)[١]
Terjemahan
Ibnu ‘Aun menulis surat kepada Nafi‘ untuk menanyakan tentang doa sebelum peperangan. Maka Nafi‘ menuliskan kepadanya bahwa hal itu hanya terjadi pada awal Islam. Rasulullah SAW pernah menyerang Bani Al-Musthaliq secara tiba-tiba ketika mereka dalam keadaan lengah, sementara ternak mereka sedang diberi minum di air. Lalu Rasulullah membunuh para pejuangnya, menawan para tawanan mereka, dan pada hari itu Rasulullah mendapatkan Juwairiyah binti Al-Harits. Dan hadis ini juga diceritakan kepadaku oleh ‘Abdullah bin ‘Umar, dan ia termasuk dalam pasukan tersebut. (HR. Muslim: 461)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menunjukkan bahwa dalam peperangan diperlukan strategi yang sesuai dengan kondisi yang dihadapi. Rasulullah SAW menerapkan taktik tertentu untuk mencapai kemenangan dan melindungi umat Islam. Hadis ini juga mengajarkan pentingnya persiapan, kecerdasan, dan perencanaan dalam menghadapi tantangan.
Referensi
Muslim bin Hajjaj, Shahih Muslim, Juz 3, Kitab al-Jihad, No. 4616, hlm. 1353.

Komentar 0