40 HADIS JIHAD

KTI

Selamat Datang

Setiap hadis adalah untaian hikmah, setiap ilmu adalah cahaya. Aplikasi Hadis hadir untuk membantu Anda menjelajahi pesan-pesan mulia Rasulullah SAWdengan mudah dan penuh makna.

Foto Hamdan_syahputra

Tentang Penulis

Hamdan_syahputra

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS JIHAD

Penyusun: Hamdan_syahputra

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Niat Jihad dan Bahaya Kemunafikan

Disusun oleh: Hamdan_syahputra (@Hamdan_syahputra) · Bagian dari 40 HADIS JIHAD

Hadis

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ مَاتَ وَلَمْ يَغْزُ وَلَمْ يُحَدِّثْ بِهِ نَفْسَهُ مَاتَ عَلَى شُعْبَةٍ مِنْ نِفَاقٍ  (رَوَاهُ مُسْلِمٌ ٥٠٤٠)[١]

Terjemahan

Hadis dari Abu Hurairah, ia berkata: Rasulullah SAW  bersabda: siapa meninggal dunia tanpa berjihad dan tidak berniat berjihad, maka ia mati dalam cabang kemunafikan.” (HR.Muslim: 5040)

Isi kandungan Hadis

Hadis ini mengajarkan bahwa setiap amal perbuatan, termasuk jihad, sangat  bergantung pada niat pelakunya. Seseorang yang berjuang demi mencari ridha Allah akan  memperoleh pahala sesuai niatnya, sedangkan orang yang berjuang karena kepentingan duniawi tidak akan mendapatkan pahala jihad di sisi Allah. Oleh karena itu, keikhlasan menjadi syarat utama diterimanya setiap amal ibadah. Seorang Muslim harus selalu meluruskan niatnya dalam setiap perbuatan yang dilakukan.

Referensi

  1. Muslim bin Hajjaj, Shahih Muslim, Juz 3, Kitab al-Imarah, Bab Fadl al-Jihad, No. 5040, Beirut: Dar Ihya’ al-Turats al-‘Arabi, 2006, hlm. 1512.

Komentar 0