Hadis
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ: «قَتْلُ الْمُؤْمِنِ أَعْظَمُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ زَوَالِ الدُّنْيَا». (رَوَاهُ النَّسَائِيُّ : ٣٩٩٩)[1]
Terjemahan
Hadis dari Abdullah bin ‘Amr semoga Allah meridhai keduanya, ia berkata: “Membunuh seorang mukmin lebih besar dosanya di sisi Allah daripada lenyapnya dunia.” (HR. an-Nasa’i no. 3999)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan besarnya dosa membunuh seorang mukmin di sisi Allah SWT. Abdullah bin ‘Amr رضي الله عنه menyatakan bahwa membunuh seorang mukmin memiliki kedudukan dosa yang sangat besar, bahkan lebih berat daripada hilangnya seluruh dunia beserta isinya. Hal ini menunjukkan bahwa nyawa seorang mukmin memiliki kehormatan yang sangat tinggi dalam pandangan Islam. Dari hadis ini dapat dipahami bahwa tindakan menghilangkan nyawa seorang mukmin bukanlah perkara kecil, melainkan kezaliman besar yang dampaknya sangat serius di sisi Allah SWT. Perbuatan tersebut mencerminkan pelanggaran berat terhadap hak Allah dan hak manusia, sehingga termasuk dalam dosa besar yang sangat diancam dalam ajaran Islam. Hadis ini juga menegaskan pentingnya menjaga keselamatan jiwa sesama Muslim dan menjauhi segala bentuk tindakan yang dapat menyebabkan terjadinya pembunuhan atau pertumpahan darah tanpa alasan yang dibenarkan oleh syariat.
Referensi
- Al-Imam Ahmad bin Syu‘aib an-Nasa’i, Sunan an-Nasa’i, Kitab Tahrim ad-Dam, Bab Taghlizh Qatl al-Mu’min, no hadis 3999, (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiah, 1971), h. 95.
Komentar 0