40 HADIS SYIRIK

KTI

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang di aplikasi 40 hadis syirik. Semoga aplikasi ini menjadi wasilah untuk menambah ilmu yang bermanfaat, mengenali berbagai bentuk kesyirikan, serta menguatkan kita dalam menjaga kemurnian tauhid. Dan semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan meneguhkan kita di atas tauhid hingga akhir hayat. Aamiin ya Rabbal 'alamin.

Foto AHMAD IFANDI

Tentang Penulis

AHMAD IFANDI

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS SYIRIK

Penyusun: AHMAD IFANDI

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Bentuk Syirik karena Meniru Ciptaan Allah SWT dan Hukumannya

Disusun oleh: AHMAD IFANDI (@ahmadifandi_) · Bagian dari 40 HADIS SYIRIK

Hadis

حَدَّثَنَا سَعِيدٌ قَالَ: سَمِعْتُ النَّضْرَ بْنَ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ يُحَدِّثُ قَتَادَةَ، قَالَ: كُنْتُ عِنْدَ ابْنِ عَبَّاسٍ وَهُمْ يَسْأَلُونَهُ، وَلَا يَذْكُرُ النَّبِيَّ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، حَتَّى سُئِلَ فَقَال: سَمِعْتُ مُحَمَّدًا صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: مَنْ صَوَّرَ صُورَةً فِي الدُّنْيَا، كُلِّفَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَنْ يَنْفُخَ فِيهَا الرُّوحَ، وَلَيْسَ بِنَافِخٍ. (رواه البخاري: ٥٦١٨)[١] 

Terjemahan

Sa‘id telah menceritakan kepada kami, ia berkata: aku mendengar An-Nadhr bin Anas bin Malik menceritakan kepada Qatadah, ia berkata: aku berada di sisi Ibnu ‘Abbas, sementara orang-orang bertanya kepadanya, dan ia tidak menyebut Nabi SAW, hingga ia ditanya, maka ia berkata: aku mendengar Nabi Muhammad SAW bersabda: siapa yang membuat gambar (makhluk bernyawa) di dunia, maka pada hari kiamat ia akan dibebani untuk meniupkan ruh ke dalamnya, dan ia tidak akan mampu melakukannya. (HR al-Bukhari: 5618)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan tentang hukuman berat di hari kiamat bagi orang yang sengaja menggambar atau membuat patung makhluk bernyawa (al-mushawwir). Rasulullah SAW menegaskan bahwa pembuat visual makhluk bernyawa akan dipaksa secara sia-sia untuk meniupkan ruh ke dalam karyanya sebagai bentuk siksaan dan penghinaan atas kesombongan mereka di dunia. Perbuatan meniru ciptaan Allah SWT ini dikategorikan sebagai syirik dalam hal Rububiyah (perbuatan Allah SWT) karena seolah-olah manusia ingin menandingi sifat Allah SWT sebagai al-Khaliq (Maha Pencipta). Selain itu, pelarangan ketat ini ditujukan untuk memutus akar sejarah kesyirikan, di mana penyembahan berhala zaman dahulu selalu diawali dari pengagungan gambar dan patung. Oleh karena itu, inti hadis ini melarang keras pembuatan visual makhluk hidup yang menyerupai ciptaan Allah SWT demi menjaga kemurnian akidah umat Islam.

Referensi

  1. Muhammad bin Ismail bin Ibrahim al-Bukhari, al-Jami’ al-Musnad al-Shahih al-Mukhtasar min Umur Rasulillah sallallahu `Alaihi wa Sallam wa Sunani wa Ayyamih, Kitab al-Libas, Bab 97, Hadis nomor 5618, (Damaskus: Dar Ibn Kathir, 2002), h. 1498.

Komentar 0