40 HADIS SYIRIK

KTI

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang di aplikasi 40 hadis syirik. Semoga aplikasi ini menjadi wasilah untuk menambah ilmu yang bermanfaat, mengenali berbagai bentuk kesyirikan, serta menguatkan kita dalam menjaga kemurnian tauhid. Dan semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan meneguhkan kita di atas tauhid hingga akhir hayat. Aamiin ya Rabbal 'alamin.

Foto AHMAD IFANDI

Tentang Penulis

AHMAD IFANDI

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS SYIRIK

Penyusun: AHMAD IFANDI

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Syirik dengan Memakai Jimat, Mantra, dan Pelet

Disusun oleh: AHMAD IFANDI (@ahmadifandi_) · Bagian dari 40 HADIS SYIRIK

Hadis

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: إِنَّ الرُّقَى وَالتَّمَائِمَ وَالتِّوَلَةَ شِرْكٌ. قَالَتْ قُلْتُ لِمَ تَقُولُ هَذَا وَاللَّهِ لَقَدْ كَانَتْ عَيْنِى تَقْذِفُ وَكُنْتُ أَخْتَلِفُ إِلَى فُلاَنٍ الْيَهُودِىِّ يَرْقِينِى فَإِذَا رَقَانِى سَكَنَتْ. فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ إِنَّمَا ذَاكِ عَمَلُ الشَّيْطَانِ كَانَ يَنْخَسُهَا بِيَدِهِ فَإِذَا رَقَاهَا كَفَّ عَنْهَا إِنَّمَا كَانَ يَكْفِيكِ أَنْ تَقُولِى كَمَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَذْهِبِ الْبَاسَ رَبَّ النَّاسِ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِى لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا. (رواه أبوداود: ٣٨٨٥)[١]

Terjemahan

Hadis dari Abdullah, ia berkata: aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: sesungguhnya jampi-jampi (ruqyah yang syirik) jimat-jimat dan tiwalah (pelet) adalah kesyirikan. Zainab berkata: aku lalu bertanya, mengapa engkau berkata demikian? demi Allah SWT, mataku dahulu selalu berair. Lalu aku sering mendatangi si fulan, seorang Yahudi, untuk meruqyahku. Jika ia telah meruqyahku, maka rasa sakitnya mereda. Abdullah bin Mas'ud menjawab: sesungguhnya itu hanyalah perbuatan setan. Setan itulah yang menusuk matamu dengan tangannya. Jika orang Yahudi itu meruqyahmu, setan itu menahan tangannya. Padahal, cukuplah bagimu mengucapkan apa yang biasa diucapkan oleh Rasulullah SAW: hilangkanlah penyakit ini, wahai Tuhan manusia. Sembuhkanlah, engkaulah Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit sedikit pun. (HR Abu Dawud: 3885)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan tentang fatwa tegas Rasulullah SAW yang mengategorikan mantra-mantra bermasalah (ruqa), jimat penangkal bahaya (tama'im), dan pelet pengasihan (tiwalah) sebagai perbuatan syirik. Melalui dialog antara Sahabat Abdullah bin Mas'ud dan istrinya, hadis ini membongkar tipu daya setan yang sering kali membuat pengobatan syirik terlihat manjur dan berhasil menyembuhkan penyakit demi menyesatkan akidah manusia. Sembuhnya penyakit setelah menggunakan jimat atau mantra mistis bukanlah bukti kebenaran, melainkan tipuan setan yang berhenti mengganggu manusia begitu tujuannya untuk membuat manusia berbuat syirik tercapai. Oleh karena itu, inti hadis ini memerintahkan umat Islam untuk menutup celah syirik dalam pengobatan dengan hanya bertawakal kepada Allah SWT dan menggunakan doa-doa perlindungan yang syar'i, seperti membacakan rukyah yang bersumber dari sunnah Rasulullah SAW.

Referensi

  1. Abu Dawud Sulaiman bin al-Asy`ats al-Sijistani, Sunan Abu Daud, Kitab al-Thibb, Bab 17, Hadis nomor 3885, (Kairo: Dar al-Ta`shil, 1436 H/2015 M), h, 817.

Komentar 0