40 HADIS IMAN

KTI

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang di aplikasi 40 Hadis Iman, silahkan telusuri aplikasi untuk menemukan beragam ilmu yang bermanfaat. Terima kasih.

Foto Susan Safitri

Tentang Penulis

Susan Safitri

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS IMAN

Penyusun: Susan Safitri

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Wujud Iman: Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Disusun oleh: Susan Safitri (@susansafitri) · Bagian dari 40 HADIS IMAN

Hadis 

عَنْ طَارِقِ بْنِ شِهَابٍ - وَهَذَا حَدِيثُ أَبِي بَكْرٍ - قَالَ:أَوَّلُ مَنْ بَدَأَ بِالْخُطْبَةِ يَوْمَ الْعِيدِ قَبْلَ الصَّلَاةِ مَرْوَانُ. فَقَامَ إِلَيْهِ رَجُلٌ فَقَالَ: الصَّلَاةُ قَبْلَ الْخُطْبَةِ. فَقَالَ: قَدْ تُرِكَ مَا هُنَالِكَ. فَقَالَ أَبُو سَعِيدٍ: أَمَّا هَذَا فَقَدْ قَضَى مَا عَلَيْهِ، سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: (مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ، وَذَلِكَ أَضْعَفُ الْإِيمَانِ).(رواه مسلم: ٧٨)[1]

Terjemahan

Hadis dari Thariq bin Syihab dan ini adalah redaksi hadis milik Abu Bakar ia berkata:"orang yang pertama kali memulai khutbah pada hari raya sebelum shalat adalah Marwan. Maka berdirilah seorang laki-laki seraya berkata: 'shalat itu (seharusnya) sebelum khutbah!' Marwan menjawab: 'hal itu (kebiasaan lama) telah ditinggalkan.'Maka Abu Said (al-Khudri) berkata: 'adapun orang ini, maka ia telah menunaikan kewajibannya. Aku pernah mendengar Rasulullah bersabda: "barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran, maka hendaknya ia mengubahnya dengan tangannya. Jika ia tidak mampu, maka dengan lisannya. Dan jika ia tidak mampu juga, maka dengan hatinya; dan itulah selemah-lemah iman."(HR Muslim: 78)

Isi Kandungan Hadis

Kandungan hadis tersebut menjelaskan kewajiban setiap muslim untuk mencegah kemungkaran sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa kemungkaran dapat dicegah dengan tindakan nyata, nasihat melalui lisan, atau minimal dengan membencinya dalam hati jika tidak mampu melakukan keduanya. Hadis ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap kebaikan dan keberanian menegakkan kebenaran merupakan bagian dari keimanan. Selain itu, hadis ini mengajarkan agar umat Islam tidak membiarkan kemungkaran terjadi begitu saja dan selalu berusaha menjaga ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

Referensi

  1. Al-Imam Abu al-Husain bin al-Hajjaj al-Qusyairi al-Naisaburi, al-Jami’ al-Musnad al-Shahih al-Mukhtasar min al-Sunani bi Naql al-`Adl `an al-`Adl `an Rasulillah,  (Riyadh: Bayt al-Afkar al-Dawliyyah, 1419 H/1998 M), Juz 1, h. 69.

Komentar 0