40 HADIS IMAN

KTI

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang di aplikasi 40 Hadis Iman, silahkan telusuri aplikasi untuk menemukan beragam ilmu yang bermanfaat. Terima kasih.

Foto Susan Safitri

Tentang Penulis

Susan Safitri

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS IMAN

Penyusun: Susan Safitri

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Cabang-cabang Iman

Disusun oleh: Susan Safitri (@susansafitri) · Bagian dari 40 HADIS IMAN

Hadis

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: (الْإِيمَانُ بِضْعٌ وَسِتُّونَ شُعْبَةً، وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنَ الْإِيمَانِ).(رواه البخاري: ٩)[1]

Terjemahan

Hadis dari Abu Hurairah RA dari Nabi SAW, ia bersabda:"iman itu memiliki enam puluh lebih cabang, dan rasa malu adalah salah satu cabang dari iman."(HR al-Bukhari: 9)

Isi Kandungan Hadis

Hadis tersebut menjelaskan bahwa iman dalam Islam tidak hanya terbatas pada keyakinan di dalam hati, tetapi memiliki banyak cabang yang mencakup ucapan dan perbuatan. Cabang-cabang iman itu menunjukkan bahwa keimanan seorang muslim dapat terlihat dari berbagai aspek kehidupannya, baik dalam hubungannya dengan Allah maupun dengan sesama manusia. Semakin banyak cabang iman yang diamalkan, semakin sempurna pula keimanan seseorang. Salah satu cabang penting yang disebutkan dalam hadis ini adalah rasa malu (ḥayā’), yaitu sikap menjaga diri dari perbuatan yang tidak baik dan melanggar ajaran agama. Rasa malu menjadi pengendali moral yang mendorong seseorang untuk selalu berbuat kebaikan dan menjauhi keburukan. Dengan demikian, hadis ini menegaskan bahwa iman bersifat dinamis dan dapat bertambah atau berkurang, serta tercermin dalam akhlak dan perilaku sehari-hari.

Referensi

  1. Muhammad bin Ismail bin Ibrahim al-Bukhari, Al-Jami' al-Musnad al-Shahih al-Mukhtasar min Umur Rasulillah shallallahu 'alaihi wa sallam wa Sunanihi wa Ayyamih, (Damaskus: Dar Ibn Kathir, 2002), Juz 1, h. 12.

Komentar 0