Hadis tentang Keimanan sebagai Penunda Datangnya Hari Kiamat
Hadis
عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ (لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى لاَ يُقَالَ فِى الأَرْضِ اللَّهُ اللَّهُ).(رواه مسلم :٣٩٢)[1]
Terjemahan
Hadis dari Anas RA bahwa Rasulullah SAW bersabda: kiamat tidak akan terjadi hingga tidak ada lagi yang mengucapkan 'Allah, Allah' di muka bumi. (HR Muslim: 392)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan bahwa salah satu tanda datangnya kiamat adalah ketika tidak ada lagi manusia di muka bumi yang mengingat dan menyebut nama Allah. Ungkapan "Allah, Allah" menunjukkan keberadaan orang-orang yang masih beriman dan senantiasa berzikir kepada-Nya. Selama masih ada orang yang beriman dan mengingat Allah, kiamat belum akan terjadi. Namun, setelah Allah mewafatkan seluruh orang beriman dan tidak tersisa lagi seorang pun yang menyembah serta mengingat-Nya, barulah kiamat akan terjadi. Hadis ini juga mengajarkan pentingnya menjaga keimanan, memperbanyak zikir, dan tetap istiqamah dalam beribadah kepada Allah karena keberadaan orang-orang beriman menjadi salah satu sebab tertundanya datangnya hari kiamat.
Referensi
- Al-Imam Abu al-Husain bin al-Hajjaj al-Qusyairi al-Naisaburi, al-Jami’ al-Musnad al-Shahih al-Mukhtasar min al-Sunani bi Naql al-`Adl `an al-`Adl `an Rasulillah, (Riyadh: Bayt al-Afkar al-Dawliyyah, 1419 H/1998 M), Juz 1, h. 91.

Komentar 0