40 HADIS IMAN

KTI

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang di aplikasi 40 Hadis Iman, silahkan telusuri aplikasi untuk menemukan beragam ilmu yang bermanfaat. Terima kasih.

Foto Susan Safitri

Tentang Penulis

Susan Safitri

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS IMAN

Penyusun: Susan Safitri

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Menjaga Iman

Disusun oleh: Susan Safitri (@susansafitri) · Bagian dari 40 HADIS IMAN

Hadis

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: (يُوشِكُ أَنْ يَكُونَ خَيْرَ مَالِ الْمُسْلِمِ غَنَمٌ يَتْبَعُ بِهَا شَعَفَ الْجِبَالِ وَمَوَاقِعَ الْقَطْرِ، يَفِرُّ بِدِينِهِ مِنَ الْفِتَنِ).(رواه البخاري:
[1](٦٦٧٧

Terjemahan

Hadis dari Abu Said al-Khudri RA ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: "akan tiba masanya di mana harta terbaik seorang muslim adalah kambing yang ia bawa ke puncak-puncak gunung dan tempat-tempat turunnya hujan, demi menyelamatkan agamanya dari fitnah (kekacauan/kerusakan iman)."(HR al-Bukhari: 6677)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan bahwa menjaga keimanan merupakan hal yang sangat penting, terutama ketika muncul berbagai fitnah, kekacauan, dan godaan yang dapat merusak agama seseorang. Rasulullah SAW menggambarkan bahwa akan datang suatu masa ketika seseorang lebih memilih hidup sederhana dan menjauh dari keramaian demi menyelamatkan agamanya. Hal ini menunjukkan bahwa seorang mukmin harus berusaha menjaga iman dan ketakwaannya dari pengaruh buruk yang dapat menjerumuskannya kepada kemaksiatan atau penyimpangan. Oleh karena itu, hadis ini mengajarkan bahwa menjaga agama dan keimanan harus menjadi prioritas utama, bahkan jika hal tersebut menuntut seseorang untuk menghindari lingkungan atau keadaan yang dapat membahayakan keyakinannya.

Referensi

  1. Muhammad bin Ismail bin Ibrahim al-Bukhari, Al-Jami' al-Musnad al-Shahih al-Mukhtasar min Umur Rasulillah shallallahu 'alaihi wa sallam wa Sunanihi wa Ayyamih, (Damaskus: Dar Ibn Kathir, 2002), Juz 6, h. 2597.

Komentar 0