Hadis tentang Iman Menolak Sifat Kikir
Hadis
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَجْتَمِعُ غُبَارٌ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَدُخَانُ جَهَنَّمَ فِي جَوْفِ عَبْدٍ أَبَدًا وَلَا يَجْتَمِعُ الشُّحُّ وَالْإِيمَانُ فِي قَلْبِ عَبْدٍ أَبَدًا.(رواه النسائ:٣١١٠)[1]
Terjemahan
Hadis dari Abu Hurairah RA ia berkata: Rasulullah SAW bersabda:"tidak akan berkumpul debu di jalan Allah dan asap Jahannam dalam rongga seorang hamba selama-lamanya. Dan tidak akan berkumpul sifat kikir dan iman dalam hati seorang hamba selama-lamanya." (HR al-Nasa'i: 3110)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan bahwa orang yang berjuang di jalan Allah dengan penuh keikhlasan akan memperoleh kemuliaan dan perlindungan dari azab neraka. Selain itu, hadis ini menegaskan bahwa sifat kikir bertentangan dengan kesempurnaan iman, karena iman mendorong seseorang untuk dermawan, peduli terhadap sesama, dan menginfakkan hartanya di jalan kebaikan. Oleh karena itu, seorang mukmin hendaknya menjauhi sifat kikir serta memperkuat keimanannya dengan amal saleh, pengorbanan, dan kepedulian terhadap orang lain.
Referensi
- Al-Nasā'ī, Aḥmad ibn Shuʿayb. Sunan al-Nasā'ī. (Beirut: Dār al-Kutub al-'Ilmiyyah, 1991), Juz 6, h. 320.

Komentar 0