40 HADIS ZINA

KTI

أهلاً وسهلاً

Aplikasi ini merupakan kumpulan hadis Nabi Muhammad SAW yang membahas berbagai aspek zina, mulai dari larangan mendekati zina, sebab-sebab yang mengantarkan kepadanya, dampak buruk yang ditimbulkan, hingga hukuman bagi pelakunya.

Foto Muhammad Rayhan Rabbani

Tentang Penulis

Muhammad Rayhan Rabbani

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS ZINA

Penyusun: Muhammad Rayhan Rabbani

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Pengakuan Zina Ma'iz al-Aslami dan Penerapan Hukuman Rajam

Disusun oleh: Muhammad Rayhan Rabbani (@rayy_) · Bagian dari 40 HADIS ZINA

Hadis

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: جَاءَ مَاعِزٌ الْأَسْلَمِيُّ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: إِنَّهُ قَدْ زَنَى, فَأَعْرَضَ عَنْهُ, ثُمَّ جَاءَ مِنْ شِقِّهِ الْآخَرِ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ, إِنَّهُ قَدْ زَنَى, فَأَعْرَضَ عَنْهُ, ثُمَّ جَاءَ مِنْ شِقِّهِ الْآخَرِ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ, إِنَّهُ قَدْ زَنَى, فَأَمَرَ بِهِ فِي الرَّابِعَةِ، فَأُخْرِجَ إِلَى الْحَرَّةِ فَرُجِمَ بِالْحِجَارَةِ، فَلَمَّا وَجَدَ مَسَّ الْحِجَارَةِ فَرَّ يَشْتَدُّ, حَتَّى مَرَّ بِرَجُلٍ مَعَهُ لَحْيُ جَمَلٍ, فَضَرَبَهُ بِهِ, وَضَرَبَهُ النَّاسُ حَتَّى مَاتَ. فَذَكَرُوا ذَلِكَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ فَرَّ حِينَ وَجَدَ مَسَّ الْحِجَارَةِ وَمَسَّ الْمَوْتِ, فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: هَلَّا تَرَكْتُمُوهُ. قَالَ أَبُو عِيسَى: هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ, وَقَدْ رُوِيَ مِنْ غَيْرِ وَجْهٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ, وَرُوِيَ هَذَا الْحَدِيثُ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَ هَذَا. (رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ: ١٤٢٨)[١] 

Terjemahan 

Hadis dari Abu Hurairah, ia berkata: Ma'iz al-Aslami datang kepada Rasulullah SAW lalu berkata, 'Sesungguhnya aku telah berzina. Namun Rasulullah SAW berpaling darinya. Kemudian ia datang lagi dari sisi yang lain dan berkata, wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah berzina. Rasulullah SAW kembali berpaling darinya. Lalu ia datang lagi dari sisi yang lain dan berkata, 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah berzina.' Setelah pengakuannya yang keempat, Rasulullah SAW memerintahkan agar hukuman ditegakkan atas dirinya. Maka ia dibawa ke tanah lapang yang berbatu dan dirajam dengan batu. Ketika ia merasakan sakitnya lemparan batu, ia melarikan diri dengan cepat. Hingga ia melewati seorang laki-laki yang membawa tulang rahang unta, lalu orang itu memukulnya dengan tulang tersebut. Orang-orang pun terus memukulnya hingga ia meninggal. Kemudian peristiwa itu disampaikan kepada Rasulullah SAW, bahwa Ma'iz melarikan diri ketika merasakan sakitnya lemparan batu dan menghadapi kematian. Maka Rasulullah SAW bersabda: 'Mengapa kalian tidak membiarkannya pergi? Abu Isa (al-Tirmidzi) berkata: 'Hadis ini hasan. Hadis ini juga diriwayatkan melalui jalur lain dari Abu Hurairah. Hadis serupa juga diriwayatkan oleh Az-Zuhri dari Abu Salamah dari Jabir bin Abdullah dari Nabi SAW. (HR al-Tirmidzi: 1428)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan kisah Ma'iz al-Aslami yang datang kepada Rasulullah SAW  untuk mengakui perbuatan zinanya. Rasulullah SAW beberapa kali berpaling darinya, yang menunjukkan bahwa beliau tidak tergesa-gesa dalam menetapkan hukuman dan bahkan memberikan kesempatan kepada Ma'iz untuk menarik kembali pengakuannya atau bertaubat secara pribadi kepada Allah. Setelah pengakuan tersebut diulang hingga empat kali, barulah hukuman dijatuhkan sesuai dengan ketentuan syariat. Hadis ini menunjukkan bahwa Islam sangat berhati-hati dalam menetapkan hukuman zina dan tidak mendorong seseorang untuk membuka aib dirinya sendiri. Selain itu, sabda Rasulullah SAW, "Mengapa kalian tidak membiarkannya?" mengisyaratkan besarnya perhatian Islam terhadap kesempatan untuk bertaubat dan menunjukkan bahwa pelaksanaan hukuman harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian sesuai prosedur yang ditetapkan. Hadis ini juga menggambarkan penyesalan yang mendalam dari Ma'iz atas dosa yang telah dilakukannya, sehingga ia datang sendiri untuk mengakui kesalahannya. Dengan demikian, hadis ini mengajarkan bahwa zina merupakan dosa besar yang harus dijauhi, sekaligus menunjukkan pentingnya taubat, kejujuran dalam mengakui kesalahan, dan kehati-hatian dalam penerapan hukum Islam.

Isi Kandungan Hadis

  1. Muḥammad ibn ʿĪsā al-Tirmiżī, Sunan al-Tirmiżī (Beirut: Dār al-Gharb al-Islāmī, 1998), jil. 3, hlm. 94, Kitāb al-Ḥudūd, Bāb Mā Jāʾa fī Darʾ al-Ḥadd ʿan al-Muʿtarif bi al-Zinā, hadis no. 1428.

Komentar 0