40 HADIS SYUKUR

KTI

Selamat Datang di Aplikasi 40 Hadis tentang Syukur

Aplikasi 40 Hadis tentang Syukur menyajikan kumpulan hadis pilihan mengenai syukur kepada Allah SWT. Aplikasi ini membantu pengguna memahami keutamaan, manfaat, dan cara menerapkan sikap syukur dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan tuntunan Rasulullah SAW.

Tentang Penulis

M. Farhan Maulana

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS SYUKUR

Penyusun: M. Farhan Maulana

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Perbuatan Baik Dapat Mendatangkan Syukur dari Allah SWT

Disusun oleh: M. Farhan Maulana (@Farhan) · Bagian dari 40 HADIS SYUKUR

Hadis

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بَيْنَمَا رَجُلٌ يَمْشِي بِطَرِيقٍ وَجَدَ غُصْنَ شَوْكٍ عَلَى الطَّرِيقِ فَأَخَّرَهُ فَشَكَرَ اللَّهُ لَهُ فَغَفَرَ لَهُ وَقَالَ الشُّهَدَاءُ خَمْسَةٌ الْمَطْعُونُ وَالْمَبْطُونُ وَالْغَرِقُ وَصَاحِبُ الْهَدْمِ وَالشَّهِيدُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ. (رَوَاهُ مُسْلِمٌ: ٣٥٣٨)[1]

Terjemahan

Hadis ini dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ketika seorang laki-laki sedang berjalan lalu menemukan ranting berduri di tengah jalan kemudian dia menyingkirkan ranting tersebut hingga Allah bersyukur kepadanya lalu mengampuni dosa-dosanya.” Lalu beliau bersabda: “Syuhada’ itu ada lima macam: meninggal karena penyakit kolera, orang yang meninggal karena sakit perut, orang yang tenggelam, orang yang meninggal karena reruntuhan, dan orang yang syahid karena berjuang di jalan Allah ‘azza wajalla.” (HR. Muslim 3538).

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini mengajarkan bahwa setiap amal kebaikan, sekalipun terlihat sederhana, memiliki nilai yang besar di sisi Allah SWT. Menyingkirkan ranting berduri dari jalan merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan orang lain. Karena keikhlasan perbuatan tersebut, Allah SWT memberikan penghargaan dengan menerima amalnya dan mengampuni dosa-dosanya. Hal ini menunjukkan bahwa Islam sangat menghargai perbuatan yang membawa manfaat bagi sesama, meskipun dilakukan dalam hal yang tampak kecil. Selain itu, hadis ini menunjukkan luasnya rahmat dan penghargaan Allah SWT kepada hamba-Nya yang berbuat baik. Ungkapan bahwa Allah SWT "bersyukur" kepada hamba-Nya dipahami sebagai bentuk penghargaan, penerimaan, dan pemberian balasan yang berlipat ganda atas amal saleh yang dilakukan. Oleh karena itu, seorang muslim hendaknya tidak meremehkan kebaikan sekecil apa pun, karena setiap amal yang dilakukan dengan ikhlas dapat menjadi sebab datangnya ampunan dan rahmat Allah SWT. Dengan demikian, hadis ini mendorong setiap mukmin untuk senantiasa berbuat baik, memberikan manfaat kepada orang lain, serta mengharapkan balasan hanya dari Allah SWT.

Referensi

1. Abū al-Ḥusain Muslim bin al-Ḥajjāj al-Qusyairī al-Naisābūrī, Shahih Muslim (Mesir: Maktabah al-Shafā, 2004), Juz 6, h. 274.

Komentar 0