40 HADIS SYUKUR

KTI

Selamat Datang di Aplikasi 40 Hadis tentang Syukur

Aplikasi 40 Hadis tentang Syukur menyajikan kumpulan hadis pilihan mengenai syukur kepada Allah SWT. Aplikasi ini membantu pengguna memahami keutamaan, manfaat, dan cara menerapkan sikap syukur dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan tuntunan Rasulullah SAW.

Tentang Penulis

M. Farhan Maulana

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS SYUKUR

Penyusun: M. Farhan Maulana

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Bersyukur kepada Allah SWT Saat Menerima Kabar Gembira

Disusun oleh: M. Farhan Maulana (@Farhan) · Bagian dari 40 HADIS SYUKUR

Hadis

عَنْ أَبِي مُوسَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ كُنْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَائِطٍ مِنْ حِيطَانِ الْمَدِينَةِ فَجَاءَ رَجُلٌ فَاسْتَفْتَحَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ افْتَحْ لَهُ وَبَشِّرْهُ بِالْجَنَّةِ فَفَتَحْتُ لَهُ فَإِذَا أَبُو بَكْرٍ فَبَشَّرْتُهُ بِمَا قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَحَمِدَ اللَّهَ ثُمَّ جَاءَ رَجُلٌ فَاسْتَفْتَحَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ افْتَحْ لَهُ وَبَشِّرْهُ بِالْجَنَّةِ فَفَتَحْتُ لَهُ فَإِذَا هُوَ عُمَرُ فَأَخْبَرْتُهُ بِمَا قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَحَمِدَ اللَّهَ ثُمَّ اسْتَفْتَحَ رَجُلٌ فَقَالَ لِي افْتَحْ لَهُ وَبَشِّرْهُ بِالْجَنَّةِ عَلَى بَلْوَى تُصِيبُهُ فَإِذَا عُثْمَانُ فَأَخْبَرْتُهُ بِمَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَحَمِدَ اللَّهَ ثُمَّ قَالَ اللَّهُ الْمُسْتَعَانُ. (رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ: ٣٤١٧)[1]

Terjemahan

Hadis tentang Abu Musa radliyallahu ‘anhu, ia berkata: Aku pernah bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sebuah kebun di antara kebun-kebun yang ada di Madinah, lalu datang seorang laki-laki meminta izin dibukakan pintu maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: “Bukakanlah dan sampaikan kabar gembira kepadanya dengan surga.” Maka aku membukakan pintu dan ternyata laki-laki itu adalah Abu Bakar lalu aku menyampaikan kabar gembira sebagaimana yang dipesankan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakar bersyukur dengan memuji Allah. Kemudian datang lagi seorang laki-laki meminta dibukakan pintu maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: “Bukakanlah dan sampaikan kabar gembira kepadanya dengan surga.” Maka aku membukakan pintu dan ternyata laki-laki itu adalah ‘Umar lalu aku menyampaikan kabar gembira sebagaimana yang dipesankan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Umar bersyukur dengan memuji Allah. Kemudian datang lagi seorang laki-laki meminta dibukakan pintu lalu beliau berkata kepadaku: “Bukakanlah dan sampaikan kabar gembira kepadanya dengan surga namun berbagai ujian menimpanya.” Ternyata laki-laki itu adalah ‘Utsman lalu aku menyampaikan kabar gembira sebagaimana yang dipesankan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Utsman bersyukur dengan memuji Allah lalu berkata: “Allah sajalah dimohon pertolongan-Nya.” (HR. Bukhari 3417).

Isi kandungan hadis

Hadis ini menjelaskan keutamaan tiga sahabat utama Rasulullah SAW, yaitu Abu Bakar, Umar, dan Utsman. Rasulullah SAW memberikan kabar gembira kepada mereka bahwa mereka termasuk penghuni surga. Hal ini menunjukkan kedudukan yang mulia dan keutamaan mereka karena keimanan, ketakwaan, serta pengorbanan mereka dalam memperjuangkan agama Islam. Ketika menerima kabar gembira tersebut, Abu Bakar dan Umar segera memuji Allah SWT sebagai bentuk rasa syukur, sedangkan Utsman juga memuji Allah SWT dan menerima kabar tentang ujian yang akan menimpanya dengan penuh keimanan dan ketawakalan. Selain menjelaskan keutamaan para sahabat, hadis ini mengajarkan pentingnya bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT serta bersabar dalam menghadapi setiap ujian. Ujian yang akan dialami Utsman menunjukkan bahwa orang yang beriman sekalipun tidak terlepas dari berbagai cobaan. Oleh karena itu, seorang muslim hendaknya meneladani sikap para sahabat dengan senantiasa bersyukur ketika memperoleh nikmat, bersabar ketika menghadapi kesulitan, serta memohon pertolongan hanya kepada Allah SWT. Hadis ini juga menjadi bukti bahwa Rasulullah SAW menyampaikan berita gaib yang diwahyukan oleh Allah SWT, sehingga semakin menguatkan keimanan umat Islam terhadap kebenaran risalah beliau.

Referensi

1. Abū ‘Abdillāh Muḥammad bin Yazīd al-Qazwīnī (Ibnu Mājah), Sunan Ibnu Mājah (Riyadh: Maktabah al-Ma‘ārif, 1998), Juz 5, h. 136.

Komentar 0