40 HADIS SYUKUR

KTI

Selamat Datang di Aplikasi 40 Hadis tentang Syukur

Aplikasi 40 Hadis tentang Syukur menyajikan kumpulan hadis pilihan mengenai syukur kepada Allah SWT. Aplikasi ini membantu pengguna memahami keutamaan, manfaat, dan cara menerapkan sikap syukur dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan tuntunan Rasulullah SAW.

Tentang Penulis

M. Farhan Maulana

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS SYUKUR

Penyusun: M. Farhan Maulana

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Mengucapkan Tahmid Sebagai Rasa Syukur

Disusun oleh: M. Farhan Maulana (@Farhan) · Bagian dari 40 HADIS SYUKUR

Hadis

عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَى عَبْدٍ نِعْمَةً فَقَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ إِلَّا كَانَ الَّذِي أَعْطَاهُ أَفْضَلَ مِمَّا أَخَذَ. (رَوَاهُ ابْنُ مَاجَهْ: ٣٧٩٥)[1]

Terjemahan 

Hadis ini dari Anas, dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidaklah Allah memberikan kenikmatan kepada seorang hamba kemudian ia mengucapkan: “Segala puji bagi Allah”, kecuali apa yang dia berikan itu lebih utama dari apa yang telah ia terima.” (HR. Ibnu Majah 3795).

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan bahwa mengucapkan tahmid, yaitu “Alhamdulillah,” merupakan bentuk syukur yang sangat utama atas setiap nikmat yang diberikan Allah SWT. Pujian kepada Allah SWT memiliki nilai yang lebih besar daripada nikmat dunia yang diterima, karena tahmid menunjukkan kesadaran bahwa seluruh karunia berasal dari-Nya. Ini adalah ajaran Islam yang menanamkan kebiasaan bersyukur, mengingat Allah SWT dalam setiap keadaan, serta menyadari bahwa nikmat sejati bukan hanya pada banyaknya pemberian, tetapi pada hati yang selalu memuji dan mensyukuri-Nya.

Referensi

1. Abū ‘Abdillāh Muḥammad bin Yazīd al-Qazwīnī (Ibnu Mājah), Sunan Ibnu Mājah (Beirut: Dār al-Fikr, 1995), Juz 2, h. 1254.

Komentar 0