Hadis tentang Bersyukur atas Nikmat Makan
Hadis
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ الطَّاعِمُ الشَّاكِرُ بِمَنْزِلَةِ الصَّائِمِ الصَّابِرِ. (رَوَاهُ ابْنُ مَاجَهْ: ١٧٥٤)[1]
Terjemahan
Abu Hurairah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Orang yang makan lagi bersyukur seperti seorang yang berpuasa lagi bersabar.” (HR. Ibnu Majah 1754).
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan bahwa mensyukuri nikmat yang diberikan Allah SWT merupakan ibadah yang bernilai tinggi. Seseorang yang menikmati makanan lalu memuji dan bersyukur kepada Allah SWT mendapat kedudukan seperti orang yang berpuasa dengan penuh kesabaran. Hal ini menunjukkan bahwa menerima nikmat dengan rasa syukur memiliki keutamaan besar sebagaimana menahan diri dengan sabar. Ini adalah ajaran Islam yang menanamkan kesadaran bahwa setiap nikmat dapat menjadi pahala apabila disertai syukur dan digunakan sesuai kehendak Allah SWT.
Referensi
1. Abū ‘Abdillāh Muḥammad bin Yazīd al-Qazwīnī (Ibnu Mājah), Sunan Ibnu Mājah (Beirut: Dār al-Fikr, 1995), Juz 2, h. 612.

Komentar 0