40 HADIS HIJRAH

KTI

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang, silakan telusuri aplikasi ini, semoga bermanfaat dan menambah ilmu.

Foto Habib Al Ruffi

Tentang Penulis

Habib Al Ruffi

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS HIJRAH

Penyusun: Habib Al Ruffi

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Hijrah harus Ikhlas

Disusun oleh: Habib Al Ruffi (@habibal_ruffi) · Bagian dari 40 HADIS HIJRAH

Hadis

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ فِى قَوْلِهِ تَعَالَى (إِذَا جَاءَكُمُ الْمُؤْمِنَاتُ مُهَاجِرَاتٍ فَامْتَحِنُوهُنَّ) قَالَ كَانَتِ الْمَرْأَةُ إِذَا جَاءَتِ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- لِتُسْلِمَ حَلَّفَهَا بِاللَّهِ مَا خَرَجْتُ مِنْ بُغْضِ زَوْجِى مَا خَرَجْتُ إِلاَّ حُبًّا لِلَّهِ وَلِرَسُولِهِ. (رواه الترمذي: ٣٣٠٨)[١]

Terjemahan

Hadis dari Ibnu Abbas, mengenai ayat: (ketika wanita-wanita mukmin datang kepadamu sebagai muhajirin, periksalah mereka): dia berkata: ketika seorang wanita datang kepada Nabi SAW, Rasulallah menyuruhnya bersumpah demi Allah bahwa dia tidak pergi karena benci kepada suaminya, tetapi hanya karena cinta kepada Allah dan Rasulnya. (HR al-Tirmidzi: 3308)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan pelaksanaan firman Allah dalam Surah al-Mumtahanah ayat 10 tentang kewajiban menguji wanita-wanita yang berhijrah kepada kaum muslimin. Ketika seorang wanita datang kepada Rasulullah SAW. untuk menyatakan keislamannya dan berhijrah, Rasulallah tidak langsung menerimanya begitu saja, tetapi terlebih dahulu memastikan kejujuran niat dan tujuan hijrahnya. Hadis ini menunjukkan bahwa niat memiliki kedudukan yang sangat penting dalam Islam. Rasulullah SAW meminta para wanita yang berhijrah untuk bersumpah bahwa mereka meninggalkan kampung halaman bukan karena alasan pribadi, seperti kebencian terhadap suami atau masalah duniawi lainnya, melainkan semata-mata karena keimanan, kecintaan kepada Allah SWT, dan Rasul-Nya. Selain itu, hadis ini mengajarkan pentingnya kejujuran dalam menjalankan ajaran agama. Seorang muslim harus mendasarkan setiap amal dan pengorbanannya pada niat yang ikhlas.

Referensi

  1. Abū ʿĪsā Muḥammad ibn ʿĪsā al-Tirmiżī, Sunan Tirmidzi. (Beirut: Dar al-Fikr, 1994). Juz 5, h. 412.

Komentar 0