40 HADIS HIJRAH

KTI

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang, silakan telusuri aplikasi ini, semoga bermanfaat dan menambah ilmu.

Foto Habib Al Ruffi

Tentang Penulis

Habib Al Ruffi

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS HIJRAH

Penyusun: Habib Al Ruffi

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Hijrah Menuju Jihad dan Taubat

Disusun oleh: Habib Al Ruffi (@habibal_ruffi) · Bagian dari 40 HADIS HIJRAH

Hadis

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رضى الله عنه أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - قَالَ « يَضْحَكُ اللَّهُ إِلَى رَجُلَيْنِ يَقْتُلُ أَحَدُهُمَا الآخَرَ يَدْخُلاَنِ الْجَنَّةَ, يُقَاتِلُ هَذَا فِى سَبِيلِ اللَّهِ فَيُقْتَلُ, ثُمَّ يَتُوبُ اللَّهُ عَلَى الْقَاتِلِ فَيُسْتَشْهَدُ». (رواه البخاري: ٢٨٢٦)[١] 

Terjemahan

Hadis dari Abu Hurayrah, semoga Allah meridainya, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Allah menertawakan dua orang, yang salah satunya membunuh yang lain, dan keduanya masuk surga. Yang satu berjuang di jalan Allah dan terbunuh, kemudian Allah menerima taubat si pembunuh dan dia menjadi syahid”. (HR al-Bukhari: 2826)

Isi Kandungan Hadis

Hadis ini menjelaskan luasnya rahmat, ampunan, dan kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya. Rasulullah SAW menggambarkan dua orang yang saling berhadapan dalam peperangan; salah satunya membunuh yang lain. Namun pada akhirnya, keduanya sama-sama masuk surga. Peristiwa ini menunjukkan bahwa Allah memiliki kekuasaan untuk mengubah keadaan seseorang dari keburukan menuju kebaikan melalui taubat dan hidayah-Nya. Hadis ini juga menunjukkan kemuliaan orang yang berjihad di jalan Allah dengan niat yang ikhlas. Orang pertama berjuang demi membela agama Allah lalu gugur sebagai syahid. Karena keikhlasan dan pengorbanannya, ia memperoleh kedudukan yang mulia di sisi Allah dan mendapatkan balasan surga. Selain itu, hadis ini menegaskan bahwa pintu taubat selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin kembali kepada Allah, bahkan bagi orang yang pernah melakukan dosa besar.

Referensi

  1. Muhammad bin Ismail al-Bukhari, Shahih al-Bukhari, (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah, 2007), Cet. ke-5, Juz 10, h 244.

Komentar 0