Hadis tentang Tertib dalam Wudhu
Hadis
عَنْ حُمْرَانَ مَوْلَى عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ: «أَنَّ عُثْمَانَ بْنَ عَفَّانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ دَعَا بِوَضُوءٍ، فَغَسَلَ كَفَّيْهِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ، ثُمَّ مَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ، ثُمَّ غَسَلَ وَجْهَهُ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ، ثُمَّ غَسَلَ يَدَهُ اليُمْنَى إِلَى المِرْفَقِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ، ثُمَّ غَسَلَ يَدَهُ اليُسْرَى مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ مَسَحَ بِرَأْسِهِ، ثُمَّ غَسَلَ رِجْلَهُ اليُمْنَى إِلَى الكَعْبَيْنِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ، ثُمَّ غَسَل َ اليُسْرَى مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ قَالَ: رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ نَحْوَ وَضُوئِي هَذَا(رواه ومسلم: ٢٢٦)[١]
Terjemahan
Hadis dari Humran, bekas budak (yang dimerdekakan oleh) Utsman bin Affan: bahwa Utsman bin Affan radhiyallahu 'anhu meminta air wudhu, lalu dia membasuh kedua telapak tangan tiga kali, kemudian berkumur-kumur dan air ke dalam hidung (lalu mengeluarkannya). Kemudian dia membasuh wajahnya tiga kali, lalu membasuh tangan sampai ke siku tiga kali, kemudian membasuh tangan kirinya seperti itu pula. Setelah itu, dia, kemudian membasuh kaki tempatnya sampai kedua mata kaki tiga kali, lalu membasuh kaki kirinya seperti itu pula. Kemudian Utsman berkata: 'Aku melihat Rasulullah SAW berwudhu seperti wudhuku ini'.”
(HR. Muslim 226.)
Isi Kandunga Hadis
Hadis yang diriwayatkan dari Utsman bin Affan melalui perantara Humran ini merupakan pedoman utama dalam tata cara bersuci bagi umat Islam. Melalui praktik langsung yang diperagakan oleh Utsman bin Affan, hadis ini menegaskan bahwa wudhu adalah ibadah tauqifiyah yang tata caranya harus Merujuk sepenuhnya pada tutunan Rasulullah SAW tanpa boleh dikurangi atau ditambah secara sembarangan. Salah satu poin krusial yang ditegaskan adalah pentingnya menjaga urutan atau tertibnya anggota wudhu sebagaimana yang telah dicontohkan, yakni mulai dari membasuh telapak tangan, berkumur dan beristinsyaq, membasuh wajah, tangan hingga siku, mengusap kepala, hingga membasuh kaki sampai mata kaki.
Referensi
1. Muslim bin Hajjaj, Shahih Muslim (Beirut: Dar Ihya' al-Turats al-'Arabi, t.th.), No. Hadis 226.

Komentar 0