Hadis tentang Malu Akhlak Para Nabi
Hadis
عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ عُقْبَةَ بِنْ عَمْرٍو الأَنْصَارِي الْبَدْرِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ النَّاسُ مِنْ كَلامِ النُّبُوَّةِ الأولى، إذَا لَمْ تَسْتَحٍ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ .
(رواه البخاري: ٦١٢٠)
Terjemahan
Hadis dari Abu Mas'ud Uqbah bin Amr Al Anshary Al Badry radhiallahuanhu dia berkata: Rasulullah SAW bersabda: sesungguhnya ungkapan yang telah dikenal orang-orang dari ucapan nabi-nabi terdahulu adalah: jika engkau tidak malu perbuatlah apa yang engkau suka
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini mengandung ajaran tentang pentingnya rasa malu sebagai pengendali akhlak. Maksud sabda Nabi SAW, “jika engkau tidak malu, maka berbuatlah sesukamu,” bukanlah perintah untuk bebas berbuat apa saja, melainkan peringatan bahwa ketika rasa malu sudah hilang, seseorang cenderung mudah melakukan dosa dan perbuatan tercela tanpa merasa terhalang. Karena itu, malu dalam Islam adalah akhlak mulia yang mencegah kemaksiatan dan mendorong seseorang untuk menjaga kehormatan diri di hadapan Allah dan manusia.

Komentar 0