40 HADIS AKHLAK

KTI

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat datang di aplikasi 40 hadis akhlak, silakan telusuri aplikasi ini untuk menemukan beragam ilmu yang bermanfaat.

Tentang Penulis

tantriaarny

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS AKHLAK

Penyusun: tantriaarny

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis tentang Keagungan Akhlak Rasulullah dalam Mendidik Anak-Anak

Disusun oleh: tantriaarny (@tantriaarny) · Bagian dari 40 HADIS AKHLAK

Hadis

 حَدَّثَنَا عِكْرِمَةُ، - وَهُوَ ابْنُ عَمَّارٍ - قَالَ قَالَ إِسْحَاقُ قَالَ أَنَسٌ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مِنْ أَحْسَنِ النَّاسِ خُلُقًا فَأَرْسَلَنِي يَوْمًا لِحَاجَةٍ فَقُلْتُ وَاللَّهِ لاَ أَذْهَبُ ‏.‏ وَفِي نَفْسِي أَنْ أَذْهَبَ لِمَا أَمَرَنِي بِهِ نَبِيُّ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَخَرَجْتُ حَتَّى أَمُرَّ عَلَى صِبْيَانٍ وَهُمْ يَلْعَبُونَ فِي السُّوقِ فَإِذَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَدْ قَبَضَ بِقَفَاىَ مِنْ وَرَائِي - قَالَ - فَنَظَرْتُ إِلَيْهِ وَهُوَ يَضْحَكُ فَقَالَ ‏"‏ يَا أُنَيْسُ أَذَهَبْتَ حَيْثُ أَمَرْتُكَ ‏"‏ ‏.‏ قَالَ قُلْتُ نَعَمْ أَنَا أَذْهَبُ يَا رَسُولَ اللَّهِ ‏.‏ قَالَ أَنَسٌ وَاللَّهِ لَقَدْ خَدَمْتُهُ تِسْعَ سِنِينَ مَا عَلِمْتُهُ قَالَ لِشَىْءٍ صَنَعْتُهُ لِمَ فَعَلْتَ كَذَا وَكَذَا أَوْ لِشَىْءٍ تَرَكْتُهُ هَلاَّ فَعَلْتَ كَذَا وَكَذَا. (رواه مسلم : ٢٣١٠)

Terjemahan

Ikrimah telah menceritakan kepada kami yaitu Ibnu Ammaria berkata; Ishaq berkata; Anas berkata: 'Rasulullah SAW adalah manusia yang memiliki akhlak paling baik. Pada suatu hari, Rasulullah SAW mengutusku untuk suatu keperluan, lalu aku berkata: "demi Allah, aku tidak mau pergi." Padahal, di dalam hatiku aku berniat untuk pergi melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Nabi Allah SWT kepadaku. Aku pun keluar hingga aku melewati anak-anak yang sedang bermain di pasar. Tiba-tiba Rasulullah SAW memegang tengkukku dari belakang.' Anas berkata: 'lalu aku melihat Rasulullah SAW  dan Rasulullah SAW sedang tertawa, kemudian bersabda: "wahai Unais (panggilan sayang untuk Anas), apakah kamu sudah pergi ke tempat yang aku perintahkan?"' Anas menjawab: 'baik, aku akan pergi sekarang, wahai Rasulullah.' Anas berkata: 'demi Allah, sungguh aku telah melayani beliau selama sembilan tahun, dan aku tidak pernah mengetahui beliau mengomentari apa yang aku perbuat dengan ucapan: "Mengapa kamu berbuat begini dan begitu?" atau terhadap apa yang aku tinggalkan (tidak aku kerjakan) dengan ucapan: "mengapa kamu tidak berbuat begini dan begitu?"'"( HR Muslim: 2310)

Isi Kandungan Hadis

Menegaskan tentang puncak kesempurnaan akhlak dan metode pendidikan penuh kasih sayang yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW dalam mengasuh serta mendidik anak-anak. Melalui pengalaman pribadi sahabat Anas bin Malik, hadis ini menunjukkan bahwa Rasulullah SAW tidak merespons penolakan awal seorang anak dengan kemarahan atau hukuman fisik, melainkan mendekatinya dengan penuh kelembutan, candaan, serta panggilan sayang (Unais). Selain itu, rekam jejak pengabdian selama sembilan tahun tanpa adanya celaan atau interogasi atas kesalahan kerja membuktikan bahwa Rasulullah SAW selalu mengedepankan sikap memaklumi keterbatasan anak-anak, menjaga kesehatan mental mereka, serta menghindari sikap mendikte yang dapat merusak hubungan emosional antara pendidik dan anak didik.

Komentar 0