Hadis tentang Sabar dalam Menahan Kesusahan
Hadis
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ صَبَرَ عَلَى لَأْوَائِهَا وَشِدَّتِهَا كُنْتُ لَهُ شَهِيدًا أَوْ شَفِيعًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَعْنِي الْمَدِينَةَ (رواه مسلم: ٢٤٤٧)[1]
Terjemahan
Hadis ini dari Abdullah bin Umar R.A, berkata: Aku mendengar Nabi Muhammad SAW’ bersabda: siapa bersabar atas kesulitan dan kerasnya (kehidupan di Madinah), maka aku akan menjadi saksi atau pemberi syafaat baginya pada hari kiamat. (yang dimaksud adalah kota Madinah). (HR Muslim: 2447)
Isi kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan keutamaan bersabar dalam menghadapi kesulitan hidup di Madinah. Rasulullah SAW,memberikan kabar gembira kepada orang-orang yang tetap tinggal, tabah, dan mampu menghadapi beratnya kehidupan di Madinah dengan penuh keimanan dan keikhlasan. Orang yang demikian akan memperoleh kemuliaan berupa syafaat atau persaksian Rasulullah SAW,pada hari kiamat. Hadis ini menunjukkan bahwa kota Madinah memiliki kedudukan yang istimewa dalam Islam karena merupakan tempat hijrah Nabi SAW,pusat penyebaran Islam, dan kota yang penuh keberkahan. Selain itu, hadis ini juga mengajarkan menjalani kesulitan hidup serta selalu berharap kepada rahmat Allah dan syafaat Rasulullah.
Referensi
Muslim ibn al-Hajjaj, Sahih Muslim, Kitāb al-Ḥajj, Bāb Faḍl al-Madīnah wa Duʿāʾ al-Nabī fīhā bi al-Barakah, no. 1377.

Komentar 0