Hadis tentang Sabar sebagai Tanda Cinta Allah
Hadis
عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ إِنَّ أَمْرَكُنَّ مِمَّا يُهِمُّنِي بَعْدِي وَلَنْ يَصْبِرَ عَلَيْكُنَّ إِلَّا الصَّابِرُونَ قَالَ ثُمَّ تَقُولُ عَائِشَةُ فَسَقَى اللَّهُ أَبَاكَ مِنْ سَلْسَبِيلِ الْجَنَّةِ تُرِيدُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ عَوْفٍ وَكَانَ قَدْ وَصَلَ أَزْوَاجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَالٍ يُقَالُ بِيعَتْ بِأَرْبَعِينَ أَلْفًاقَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ(رواه الترمذي ٣٦٨٢)[1]
Terjemahan
Hadis ini, dari Aisyah binti Abu Bakr radhiyallahu ‘anha, bahwa Rasulullah SAW’bersabda: sesungguhnya urusan kalian (wahai para wanita) termasuk hal yang membuatku khawatir setelah kepergianku, dan tidak akan mampu bersabar menghadapi kalian kecuali orang-orang yang benar-benar sabar.Kemudian Aisyah binti Abu Bakr berkata:semoga Allah memberi minum ayahmu dari Salsabil di surga, yang beliau maksud adalah Abdurrahman bin Auf, yang dahulu pernah membantu para istri Nabi SAW’dengan harta yang besar. (HR.At-Tirmidzi 3682)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan perhatian Rasulullah SAW,terhadap keadaan para wanita, khususnya para istri beliau, setelah wafatnya beliau. Rasulullah SAW,khawatir akan keadaan mereka karena mereka membutuhkan perlindungan, perhatian, dan pemeliharaan yang baik dari kaum muslimin. Oleh sebab itu, beliau menegaskan bahwa hanya orang-orang yang memiliki kesabaran, keikhlasan, dan akhlak mulia yang mampu memperlakukan mereka dengan baik.Isi kandungan hadis ini menunjukkan bahwa berinteraksi dan menjaga hak-hak wanita memerlukan kesabaran dan kelembutan hati. Seorang muslim diperintahkan untuk memperlakukan wanita dengan penuh penghormatan, kasih sayang, dan tanggung jawab. Kesabaran sangat diperlukan dalam membimbing, membantu, dan menjaga hubungan yang baik dengan mereka, baik dalam keluarga maupun kehidupan sosial.Hadis ini juga menggambarkan kemuliaan para sahabat yang membantu keluarga Rasulullah SAW,setelah wafat beliau. Perkataan Aisyah radhiyallahu ‘anha tentang Abdurrahman bin Auf menunjukkan rasa terima kasih dan penghargaan atas bantuan besar yang diberikan kepada para istri Nabi SAW. Hal ini mengajarkan pentingnya saling menolong dan memperhatikan kesejahteraan keluarga orang-orang saleh.Selain itu, hadis ini memberikan pelajaran bahwa kesabaran merupakan akhlak utama dalam kehidupan rumah tangga dan sosial.
Referensi
- Muhammad ibn 'Isa al-Tirmidhi, Sunan al-Tirmidhi, ed. Bashshar 'Awwad Ma'ruf (Beirut: Dar al-Gharb al-Islami, 1998), Kitab al-Manaqib, Bab Manaqib 'Abd al-Rahman ibn 'Awf, no. 3682.

Komentar 0