Hadis tentang Awal Mula Mendapatkan Sabar
Hadis
عَنْ ثَابِتٍ قَالَ سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ يَقُولُاقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصَّبْرُ عِنْدَ الصَّدْمَةِ الْأُول (رواه مسلم:١٥٣٤)[1]
Terjemahan
Hadis ini dari Tsabit ia berkata: aku mendengar Anas bin Malik berkata: Rasulullah SAW,bersabda: sesungguhnya sabar itu pada saat pertama kali tertimpa musibah. (HR Muslim: 1534)
Isi kandungan Hadis
Hadis ini menegaskan bahwa hakikat sabar yang paling utama adalah pada saat pertama kali seseorang tertimpa musibah. Pada momen tersebut, emosi sedang memuncak dan reaksi spontan sangat menentukan nilai kesabaran seseorang. Jika ia mampu menahan diri, menerima takdir, dan tetap berbaik sangka kepada Allah sejak awal, maka itulah bentuk sabar yang sempurna. Hadis ini juga menunjukkan bahwa kesabaran yang datang setelah waktu berlalu belum tentu memiliki nilai yang sama dengan kesabaran di awal ujian.
Referensi
- Muslim ibn al-Ḥajjāj, Ṣaḥih Muslim, Kitāb al-Janaʾiz, Bāb Fī al-Ṣabr 'inda al-Ṣadmah al-ula, no. hadis 926.

Komentar 0