Hadis tentang Kemulian Wukuf di Arafah
Hadis
أَخْبَرَنِى مَخْرَمَةُ بْنُ بُكَيْرٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ يُونُسَ بْنَ يُوسُفَ يَقُولُ عَنِ ابْنِ الْمُسَيَّبِ قَالَ قَالَتْ عَائِشَةُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِى بِهِمُ الْمَلاَئِكَةَ فَيَقُولُ مَا أَرَادَ هَؤُلاَءِ »(رواه مسلم: ٣٣٥٤ )[1]
Terjemahan
Makhramah bin Bukair telah mengabarkan kepadaku dari bapaknya ia berkata: saya mendengar Yunus bin Yusuf berkata: dari Ibnul Musayyab ia berkata: Aisyah berkata: Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: "Tidak ada satu hari pun yang di hari itu Allah lebih banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka daripada hari 'Arafah, sebab pada hari itu Dia turun kemudian membangga-banggakan mereka di depan para malaikat seraya berfirman: 'Apa yang mereka inginkan? '" (HR Muslim: 3354)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan keutamaan yang sangat besar dari Hari Arafah, yaitu tanggal 9 Zulhijah. Hari Arafah merupakan salah satu hari yang paling mulia dalam Islam, khususnya bagi jamaah haji yang sedang melaksanakan wukuf di Padang Arafah.Dalam hadis ini, Rasulullah SAW menyatakan bahwa tidak ada hari di mana Allah lebih banyak membebaskan hamba-hamba-Nya dari api neraka daripada Hari Arafah. Hal ini menunjukkan luasnya rahmat, ampunan, dan kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya pada hari tersebut. Oleh karena itu, Hari Arafah menjadi kesempatan yang sangat berharga untuk memperbanyak doa, istigfar, zikir, dan taubat kepada Allah.Sabda Nabi SAW bahwa Allah mendekat dan membanggakan hamba-hamba-Nya di hadapan para malaikat menunjukkan kemuliaan orang-orang yang beribadah dengan penuh keikhlasan pada hari itu. Mereka datang dengan penuh kerendahan hati, mengharap ampunan dan rahmat Allah, sehingga Allah memperlihatkan kemuliaan mereka kepada para malaikat.Ucapan Allah, “Apa yang mereka inginkan?” menunjukkan bahwa para hamba tersebut datang dengan harapan besar untuk memperoleh ampunan, rahmat, dan ridha-Nya. Ini juga menggambarkan betapa Allah menerima dan memperhatikan doa-doa hamba-Nya pada Hari Arafah.Bagi jamaah haji, Hari Arafah merupakan puncak pelaksanaan ibadah haji karena wukuf di Arafah adalah rukun haji yang paling utama. Adapun bagi kaum Muslimin yang tidak sedang berhaji, hari tersebut tetap memiliki keutamaan besar sehingga dianjurkan memperbanyak ibadah dan berpuasa Arafah.
Referensi
- Muhammad bin Isa at-Tirmidzi, Jami' at-Tirmidzi, no. 811/816.

Komentar 0