Hadis tentang Pemimpin termasuk Golongan Penghuni Surga
Hadis
عَنْ عِيَاضِ بْنِ حِمَارٍ الْمُجَاشِعِىِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ ذَاتَ يَوْمٍ فِى خُطْبَتِهِ أَلاَ إِنَّ رَبِّى أَمَرَنِى أَنْ أُعَلِّمَكُمْ مَا جَهِلْتُمْ مِمَّا عَلَّمَنِى يَوْمِى هَذَا كُلُّ مَالٍ نَحَلْتُهُ عَبْدًا حَلاَلٌ وَإِنِّى خَلَقْتُ عِبَادِى حُنَفَاءَ كُلَّهُمْ وَإِنَّهُمْ أَتَتْهُمُ الشَّيَاطِينُ فَاجْتَالَتْهُمْ عَنْ دِينِهِمْ وَحَرَّمَتْ عَلَيْهِمْ مَا أَحْلَلْتُ لَهُمْ وَأَمَرَتْهُمْ أَنْ يُشْرِكُوا بِى مَا لَمْ أُنْزِلْ بِهِ سُلْطَانًا وَإِنَّ اللَّهَ نَظَرَ إِلَى أَهْلِ الأَرْضِ فَمَقَتَهُمْ عَرَبَهُمْ وَعَجَمَهُمْ إِلاَّ بَقَايَا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَقَالَ إِنَّمَا بَعَثْتُكَ لأَبْتَلِيَكَ وَأَبْتَلِىَ بِكَ وَأَنْزَلْتُ عَلَيْكَ كِتَابًا لاَ يَغْسِلُهُ الْمَاءُ تَقْرَؤُهُ نَائِمًا وَيَقْظَانَ وَإِنَّ اللَّهَ أَمَرَنِى أَنْ أُحَرِّقَ قُرَيْشًا فَقُلْتُ رَبِّ إِذًا يَثْلَغُوا رَأْسِى فَيَدَعُوهُ خُبْزَةً قَالَ اسْتَخْرِجْهُمْ كَمَا اسْتَخْرَجُوكَ وَاغْزُهُمْ نُغْزِكَ وَأَنْفِقْ فَسَنُنْفِقَ عَلَيْكَ وَابْعَثْ جَيْشًا نَبْعَثْ خَمْسَةً مِثْلَهُ وَقَاتِلْ بِمَنْ أَطَاعَكَ مَنْ عَصَاكَ. قَالَ وَأَهْلُ الْجَنَّةِ ثَلاَثَةٌ ذُو سُلْطَانٍ مُقْسِطٌ مُتَصَدِّقٌ مُوَفَّقٌ وَرَجُلٌ رَحِيمٌ رَقِيقُ الْقَلْبِ لِكُلِّ ذِى قُرْبَى وَمُسْلِمٍ وَعَفِيفٌ مُتَعَفِّفٌ ذُو عِيَالٍ. (رواه مسلم: ٧٣٨٦)[١]
Terjemahan
Hadis dari ‘Iyadh bin Himar al-Mujasyi‘i, bahwa Rasulullah SAW bersabda pada suatu hari dalam khutbahnya: ingatlah, sesungguhnya Tuhanku telah memerintahkanku untuk mengajarkan kepada kamu apa yang tidak kamu ketahui dari apa yang telah dia ajarkan kepadaku pada hari ini: setiap harta yang aku berikan kepada seorang hamba adalah halal. Sesungguhnya aku menciptakan hamba-Ku semuanya dalam keadaan hanif (lurus), tetapi setan-setan datang kepada mereka lalu memalingkan mereka dari agama mereka, mengharamkan atas mereka apa yang telah aku halalkan bagi mereka, dan memerintahkan mereka untuk mempersekutukan-Ku dengan sesuatu yang tidak aku turunkan keterangan tentangnya. Sesungguhnya Allah SWT melihat kepada penduduk bumi, lalu dia murka kepada mereka, baik arab maupun non-arab, kecuali sisa-sisa dari ahli kitab. Allah SWT berfirman: sesungguhnya aku mengutusmu untuk mengujimu dan menguji manusia melalui dirimu. Aku menurunkan kepadamu sebuah kitab yang tidak dapat dihapus oleh air; engkau membacanya dalam keadaan tidur maupun terjaga. Sesungguhnya Allah SWT memerintahkanku untuk membinasakan Quraisy. Maka aku berkata: wahai Tuhanku, jika demikian mereka akan menghancurkan kepalaku lalu menjadikannya seperti roti. Allah SWT berfirman: keluarkanlah mereka sebagaimana mereka telah mengeluarkanmu, perangilah mereka, niscaya kami akan menolongmu, berinfaklah maka kami akan memberi kepadamu, kirimlah pasukan maka kami akan mengirimkan lima kali lipatnya, dan perangilah dengan orang-orang yang taat kepadamu orang-orang yang durhaka kepadamu. Penghuni surga itu ada tiga golongan: (1) Pemimpin yang adil, yang bersedekah, dan diberi taufik, (2) Seorang yang penyayang dan lembut hati kepada setiap kerabat dan muslim, (3) Seorang yang menjaga kehormatan diri (tidak meminta-minta), meskipun memiliki tanggungan. (HR Muslim: 7386)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan tentang ajaran yang luas tentang akidah, dakwah, dan akhlak, di antaranya bahwa manusia pada asalnya diciptakan dalam keadaan lurus namun dapat menyimpang karena godaan setan, sehingga membutuhkan bimbingan wahyu. Hadis ini juga menegaskan tugas Rasulullah sebagai pembawa ajaran dan ujian bagi manusia, serta pentingnya berpegang pada al-Qur’an. Selain itu, disebutkan golongan penghuni surga, yaitu pemimpin yang adil dan dermawan, orang yang penuh kasih kepada sesama, serta orang yang menjaga kehormatan diri meskipun dalam kesulitan, yang menunjukkan bahwa keselamatan di akhirat sangat berkaitan dengan keimanan, akhlak, dan tanggung jawab sosial.
Referensi
- Al-Imam Abu Husain Muslim bin al-Hajjaj al-Qusyairi an-Naisaburi, al-Jami' al-Musnad al-Shahih al-Mukhtashar min as-Sunan bi Naql al-'Adl an Rasulullah, (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiah, 1971), Jilid 8, h. 158

Komentar 0