Hadis tentang Larangan Memandang Rendah Pemimpin
Hadis
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِى الله عَنْهُمَا قَالَ بَعَثَ النَّبِىُّ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْثًا وَأَمَّرَ عَلَيْهِمْ أُسَامَةَ بْنَ زَيْدٍ فَطَعَنَ بَعْضُ النَّاسِ فِى إِمَارَتِهِ فَقَالَ النَّبِىُّ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ تَطْعُنُوا فِى إِمَارَتِهِ فَقَدْ كُنْتُمْ تَطْعُنُونَ فِى إِمَارَةِ أَبِيهِ مِنْ قَبْلُ وَايْمُ اللَّهِ إِنْ كَانَ لَخَلِيقًا لِلإِمَارَةِ وَإِنْ كَانَ لَمِنْ أَحَبِّ النَّاسِ إِلَىَّ وَإِنَّ هَذَا لَمِنْ أَحَبِّ النَّاسِ إِلَىَّ بَعْدَهُ. (رواه البخاري: ٣٧٣٠)[١]
Terjemahan
Hadis dari ‘Abdullah bin ‘Umar RA berkata: Nabi SAW mengutus utusan dan Nabi mengangkat Usamah bin Zaid sebagai panglimanya, sebagian sahabat mencaci kepemimpinan atau tidak senang dengan kepemimpinannya, kemudian Nabi SAW bersabda: jika kamu mencaci dari segi kepemimpinannya maka sungguh kamu mencaci kepemimpinan ayahnya dulu. Demi Allah sungguh ia tercipta sebagai pemimpin dan sungguh ayahnya termasuk orang yang paling aku cintai dan sungguh anak ini adalah orang yang paling aku cintai setelahnya. (HR al-Bukhari: 3730)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan bahwa kepemimpinan dalam Islam harus didasarkan pada kemampuan, amanah, dan integritas bukan pada usia, keturunan, atau status sosial. Rasulullah SAW membela pengangkatan Usamah bin Zaid sebagai panglima pasukan dengan menegaskan bahwa ia memilih kelayakan sebagaimana ayahnya, Zaid bin Haritsah yang juga pernah memimpin meskipun sempat diragukan oleh sebagian orang. Melalui sabdanya, Nabi SAW menolak sikap meremehkan seseorang karena latar belakang atau usianya serta menegaskan bahwa orang yang memiliki kompetensi berhak memimpin. Hadis ini juga menunjukkan kasih sayang Rasulullah SAW kepada Zaid dan Usamah serta mengajarkan umat Islam untuk menghormati pemimpin yang memenuhi syarat, menghindari prasangka dan diskriminasi, serta menilai seseorang berdasarkan kualitas, ketakwaan, dan kemampuannya dalam menjalankan amanah.
Referensi
- Muhammad bin Isma'il bin Ibrahim al-Bukhari, al-Jami' al-Musnad al-Shahih al-Mukhtashar min umur Rasulullah SAW wa Sunanih wa Ayyamih, (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiah, 1971), Jilid 13, h. 5

Komentar 0