Hadis tentang Bacaan Sholat Subuh Hari Jumat
Hadis
عَنِ أَبِي هُرَيْرَةَ: أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْرَأُ فِي الصُّبْحِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ بِ (الـم تَنْزِيلُ) فِي الرَّكْعَةِ الْأُولَى، وَفِي الثَّانِيَةِ: (هَلْ أَتَى عَلَى الْإِنْسَانِ حِينٌ مِنَ الدَّهْرِ لَمْ يَكُنْ شَيْئًا مَذْكُورًا) (رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ: ٢٠٧٢)[١]
Terjemahan
Hadis dari Abu Hurairah: bahwa Nabi SAW terbiasa membaca pada saat salat Subuh di hari Jumat: 'Alif Lam Mim Tanzil' pada rakaat pertama, dan pada rakaat kedua: 'Hal ata 'alal insani hinum minad dahri lam yakun syai'an madzkura' (HR. Bukhari: 2072)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan kebiasaan Rasulullah SAW yang membaca Surah As-Sajdah pada rakaat pertama dan Surah Al-Insan pada rakaat kedua saat salat Subuh hari Jumat. Kedua surah tersebut mengandung banyak pelajaran tentang penciptaan manusia, kehidupan dunia, hari kebangkitan, serta balasan bagi orang beriman dan orang yang ingkar. Dengan membaca kedua surah ini, umat Islam diingatkan kembali tentang asal-usul penciptaannya, tujuan hidupnya, dan kehidupan akhirat yang akan datang. Kebiasaan Nabi SAW ini menunjukkan bahwa hari Jumat memiliki nilai pendidikan dan pengingat yang sangat penting bagi kaum Muslimin. Oleh karena itu, membaca kedua surah tersebut menjadi sunnah yang dianjurkan untuk dihidupkan.
Referensi
- Abu Abdullah Muhammad bin Isma’il al-Bukhari, Shahih al-Bukhari, (Beirut: Dar al-Fikr, 2006), Juz 1, h. 499.

Komentar 0