Hadis tentang Kewajiban memberikan Pengajaran Ilmu
Hadis
حَدَّثَنِى أَبُو بُرْدَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم «ثَلاَثَةٌ لَهُمْ أَجْرَانِ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ آمَنَ بِنَبِيِّهِ، وَآمَنَ بِمُحَمَّدٍ صلى الله عليه وسلم وَالْعَبْدُ الْمَمْلُوكُ إِذَا أَدَّى حَقَّ اللَّهِ وَحَقَّ مَوَالِيهِ، وَرَجُلٌ كَانَتْ عِنْدَهُ أَمَةٌ {يَطَؤُهَا} فَأَدَّبَهَا، فَأَحْسَنَ تَأْدِيبَهَا، وَعَلَّمَهَا فَأَحْسَنَ تَعْلِيمَهَا، ثُمَّ أَعْتَقَهَا فَتَزَوَّجَهَا، فَلَهُ أَجْرَانِ». (رواه البخاري: ٩٧)[١]
Terjemahan
Abu Burdah telah menceritakan kepadaku, dari ayahnya, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: ada tiga golongan yang mendapatkan dua pahala: pertama, seseorang dari ahli kitab yang beriman kepada nabinya lalu ia beriman (pula) kepada Muhammad SAW. Kedua, seorang budak sahaya yang menunaikan hak Allah serta menunaikan hak tuannya. Ketiga, seorang lelaki yang memiliki budak perempuan yang digaulinya, lalu ia mendidiknya (adab) dengan pendidikan yang baik, mengajarinya (ilmu) dengan pengajaran yang baik, kemudian ia memerdekakannya lalu menikahinya, maka baginya dua pahala. (HR al-Bukhari: 97)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan bahwa ada tiga golongan yang mendapatkan dua pahala karena menggabungkan keimanan, ketaatan, dan kebaikan dalam amal mereka, yaitu orang dari ahlul kitab yang beriman kepada nabi mereka lalu beriman kepada Nabi Muhammad SAW, hamba sahaya yang menunaikan hak Allah SWT dan hak tuannya, serta seseorang yang mendidik budak perempuannya dengan baik, kemudian memerdekakan dan menikahinya. Hal ini menegaskan bahwa setiap amal yang dilakukan dengan keikhlasan dan disertai kebaikan kepada sesama akan mendapatkan balasan berlipat, serta menunjukkan pentingnya iman, pendidikan, dan akhlak dalam kehidupan.
Referensi
- Al-Imam Abu ‘Abdillah Muhammad bin Isma‘il al-Bukhari, al-Jāmi‘ al-Musnad aṣ-Ṣaḥīḥ al-Mukhtaṣar min Umūr Rasūlillāh wa Sunanihi wa Ayyāmih, (Kairo: Dar al-Hadith), Jilid 1, h. 181.

Komentar 0