Hadis tentang Doa dalam Adab Thaharah
Hadis
عَنْ عَبْدِ العَزِيزِ بْنِ صُهَيْبٍ، قَالَ: سَمِعْتُ أَنَسًا يَقُولُ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ الخَلاءَ قَالَ: (اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الخُبُثِ وَالخَبَائِثِ). تَابَعَهُ ابْنُ عَرْعَرَةَ عَنْ شُعْبَةَ، وَعَنْ غُنْدَرٍ عَنْ شُعْبَةَ: "إِذَا أَتَى الخَلاءَ". وَقَالَ مُوسَى: عَنْ حَمَّادٍ "إِذَا دَخَلَ". وَقَالَ سَعِيدُ بْنُ زَيْدٍ: حَدَّثَنَا عَبْدُ العَزِيزِ: "إِذَا أَرَادَ أَنْ يَدْخُلَ (رواه البخارى: ١٤٢)[1]
Terjemahan
Hadis dari Abdul ‘Aziz bin Shuhaib, ia berkata: aku mendengar Anas berkata: Nabi SAW apabila masuk ke tempat buang hajat, Nabi membaca: Allahumma inni a’udzu bika minal khubutsi wal khaba’its. Ibnu ‘Ar’arah juga meriwayatkannya dari Syu’bah, dan dari Gundar dari Syu’bah dengan lafaz: apabila ia mendatangi tempat buang hajat. Musa berkata: dari Hammad: apabila ia masuk. Sa’id bin Zaid berkata: telah menceritakan kepada kami Abdul ‘Aziz: apabila ia hendak masuk. (HR al-Bukhari: 142)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan adab yang sangat penting ketika masuk ke kamar mandi, yaitu membaca doa perlindungan dari setan. Disebutkan adanya beberapa jalur riwayat (sanad tambahan) dengan redaksi yang sedikit berbeda, namun semuanya menunjukkan makna yang sama, yaitu anjuran membaca doa sebelum atau ketika masuk. Selain itu, hadis ini menunjukkan ketelitian para ulama hadis dalam meriwayatkan sanad dan lafaz. Perbedaan redaksi seperti masuk, mendatangi, atau hendak masuk justru memperkaya pemahaman bahwa doa ini bisa dibaca sebelum atau saat masuk, sehingga memberi kemudahan dalam pengamalannya.
Referensi
- Al-Imam Abu ‘Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhari, al-Jami' al-Musnad as-Shahih al-Mukhtasar min Umur Rasulillah Sallallahu 'Alaihi wa Sallam wa Sunanih wa Ayyamih, bab 9, no hadis 142 (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiah, 1971), juz 1, h. 49.

Komentar 0