Hadis Tentang Menjaga Lisan dengan Memperbanyak Zikir kepada Allah SWT
Hadis
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ قَالَ لَمَّا خَلَقَ اللَّهُ الْخَلْقَ كَتَبَ فِي كِتَابِهِ فَهُوَ عِنْدَهُ فَوْقَ الْعَرْشِ إِنَّ رَحْمَتِي تَغْلِبُ غَضَبِي (وَرَوَاهُ مُسْلِمٌ) (٢٤٠٦)
Terjemahan
Diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA , Nabi SAW bersabda, Ketika Allah menciptakan makhluk, Dia menulis dalam Kitab-Nya yang ada di sisi-Nya di atas Arasy: 'Rahmat-Ku lebih besar daripada murka-Ku.(HR Muslim No Hadis 2406)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini mengajarkan bahwa seorang Muslim hendaknya mengendalikan lisannya dan tidak memperbanyak pembicaraan yang tidak bermanfaat. Rasulullah SAW menganjurkan agar ucapan seorang mukmin dipenuhi dengan zikir kepada Allah SWT , nasihat, ilmu yang bermanfaat, dan perkataan yang baik, karena hal tersebut dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memperbaiki kualitas keimanan. Hadis ini juga menjelaskan bahwa terlalu banyak berbicara tanpa disertai zikir kepada Allah dapat menyebabkan hati menjadi keras. Hati yang keras akan sulit menerima nasihat, kurang memiliki rasa takut kepada Allah, dan cenderung lalai dalam menjalankan ketaatan. Oleh karena itu, seorang Muslim hendaknya menjaga lisannya dari perkataan yang sia-sia, dusta, ghibah, fitnah, maupun ucapan yang tidak membawa manfaat.Selain itu, hadis ini menegaskan bahwa hati yang keras merupakan salah satu sebab jauhnya seseorang dari rahmat Allah Swt. Sebaliknya, hati yang senantiasa mengingat Allah akan menjadi lembut, tenang, dan mudah menerima petunjuk-Nya. Dengan demikian, hadis ini mendorong setiap Muslim untuk memperbanyak zikir, menjaga lisan, dan membiasakan diri mengucapkan perkataan yang baik agar memperoleh kedekatan dengan Allah Swt.
Referensi
1.Jami' at-Tirmidzi , Kitab Az-Zuhd , hadits No.2406

Komentar 0