40 HADIS MENJAGA LISAN

KTI

Assalamu'alaikum,Selamat Datang di Aplikasi 40 Hadis menjaga Lisan

Aplikasi Menjaga lisan adalah aplikasi edukasi yang membantu pengguna memahami pentingnya menjaga ucapan sesuai ajaran Islam. Aplikasi ini berisi hadis-hadis tentang menjaga lisan, penjelasan kandungan hadis, tips berbicara yang baik, serta pengingat untuk menghindari perkataan buruk seperti ghibah, fitnah, dan dusta. Dengan aplikasi ini, pengguna dapat meningkatkan akhlak dan membiasakan diri untuk berkata baik atau diam.

Foto Yusra Muhammad Hafiz

Tentang Penulis

Yusra Muhammad Hafiz

Informasi profil, kata pengantar, dan biodata penyusun aplikasi ini.

Daftar Isi

40 Materi Inti

Kumpulan materi kajian tematik, teks Arab, terjemahan, dan penjelasan lengkap.

Karya Tulis Ilmiah & Dakwah

Indeks Materi 40 HADIS MENJAGA LISAN

Penyusun: Yusra Muhammad Hafiz

Tentang Penulis

Daftar Isi

Pencarian

Hadis Tentang Keutamaan Perkataan yang Baik dan Bahaya Perkataan yang Buruk

Disusun oleh: Yusra Muhammad Hafiz (@yusrahafiz103) · Bagian dari 40 HADIS MENJAGA LISAN

Hadis

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ  عَنِ النَّبِيِّ قَالَ ‏ ‏ إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ رِضْوَانِ اللَّهِ لاَ يُلْقِي لَهَا بَالاً، يَرْفَعُ اللَّهُ بِهَا دَرَجَاتٍ  وَإِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ سَخَطِ اللَّهِ لاَ يُلْقِي لَهَا بَالاً يَهْوِي بِهَا فِي جَهَنَّمَ ‏ (رواه البخاري) (٦٤٧٨)

Terjemahan

 dari Abu Hurairah RA, dari Nabi SAW  beliau bersabda:sesungguhnya ,seorang hamba mengucapkan suatu perkataan yang mendatangkan keridaan Allah tanpa ia anggap penting, namun Allah mengangkat derajatnya karenanya; dan sesungguhnya , seorang hamba mengucapkan suatu perkataan yang mendatangkan kemurkaan Allah tanpa ia anggap penting, namun ia terjerumus ke dalam Neraka (HR  al-Bukhori, 6478)

Isi Kadungan Hadis

Hadis ini menjelaskan bahwa setiap ucapan yang keluar dari lisan seorang hamba memiliki konsekuensi di sisi Allah SWT. Seseorang dapat mengucapkan satu kalimat yang diridhai Allah, meskipun menurutnya ucapan itu sederhana dan tidak terlalu penting, namun karena keikhlasan dan manfaatnya, Allah SWT  mengangkat derajatnya di dunia maupun di akhirat. Sebaliknya, seseorang juga dapat mengucapkan satu kalimat yang mengundang kemurkaan Allah tanpa menyadari akibatnya, sehingga ucapan tersebut menjadi sebab dirinya terjerumus ke dalam azab neraka. Oleh karena itu, hadis ini mengajarkan pentingnya berhati-hati dalam berbicara, berpikir sebelum mengucapkan sesuatu, serta menjadikan lisan sebagai sarana untuk berdzikir, berkata benar, memberi nasihat, dan menyebarkan kebaikan. Hadis ini juga menunjukkan bahwa Islam sangat menekankan tanggung jawab terhadap setiap perkataan, karena sekecil apa pun ucapan seseorang akan mendapatkan balasan sesuai dengan niat dan dampaknya. Dengan menjaga lisan dari perkataan yang buruk dan membiasakan ucapan yang baik, seorang muslim dapat memperoleh keridaan Allah, derajat yang tinggi, serta keselamatan di dunia dan akhirat.

Referensi

1.Ṣaḥīḥ al-Bukhārī, Kitāb ar-Riqāq, Hadis No. 6478

Komentar 0