Hadis Tentang Menjaga Lisan dan Tangan untuk orang Lain
Hadis
عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ زَحْرٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ يَزِيدَ عَنِ الْقَاسِمِ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا النَّجَاةُ قَالَ أَمْسِكْ عَلَيْكَ لِسَانَكَ وَلْيَسَعْكَ بَيْتُكَ وَابْكِ عَلَى خَطِيئَتِكَ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ ( وَرَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ) (٢٤٠٦)
Terjemahan
Dari Ubaidullah bin Zahr, dari Ali bin Yazid, dari Al-Qasim, dari Abu Umamah al-Bahili, dari Uqbah bin Amir RA,ia berkata, Aku bertanya,Wahai Rasulullah SAW , apakah jalan keselamatan itu Beliau menjawab, Jagalah lisanmu, hendaklah rumahmu menjadi tempat yang mencukupimu tetaplah di rumahmu dan jangan banyak keluar tanpa keperluan, terutama ketika dikhawatirkan terjadi fitnah dan menangislah atas dosa-dosamu. Kemudian Muhammad bin Isa at-Tirmidzi berkata, Hadis ini adalah hadis hasan (HR Tirmidzi No 2406)
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini mengajarkan bahwa menjaga lisan merupakan salah satu kunci utama keselamatan seorang Muslim di dunia dan di akhirat. Banyak dosa yang timbul akibat ucapan, seperti dusta, ghibah, fitnah, adu domba, perkataan kasar, dan ucapan yang menyakiti orang lain. Oleh karena itu, Rasulullah SAW memerintahkan agar setiap Muslim senantiasa mengendalikan lisannya dan hanya mengucapkan perkataan yang baik dan bermanfaat.Selain menjaga ucapan, hadits ini juga mendorong seorang Muslim untuk menjaga diri dari lingkungan atau keadaan yang dapat membawanya kepada dosa dan fitnah. Ungkapan "cukuplah rumahmu" berarti bahwa seseorang tidak boleh terlibat dalam hal-hal yang tidak bermanfaat atau yang dapat menimbulkan perselisihan, dan hendaknya lebih banyak menggunakan waktunya untuk beribadah dan memperbaiki diri. Hadis ini juga mengajarkan pentingnya muhasabah dan taubat. Perintah untuk menangisi dosa menunjukkan anjuran agar seorang Muslim menyadari kesalahan yang telah diperbuat, menyesalinya dengan tulus, dan memohon ampun kepada Allah Swt. Penyesalan yang disertai taubat merupakan salah satu tanda keimanan dan ketakwaan. Dengan demikian, hadis ini menegaskan bahwa keselamatan seorang Muslim dapat diraih melalui pengendalian lisan, menjaga diri dari berbagai sebab yang mengantarkan kepada dosa, serta senantiasa bertaubat dan memperbaiki hubungan dengan Allah Swt.
Referensi
1.Jami' at-Tirmidzi , Kitab Az-Zuhd , hadits No.2406 .

Komentar 0