Hadis tentang Keutamaan Ahli al-Qur'an sebagai Keluarga Allah
Hadis
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّ لِلَّهِ أَهْلِينَ مِنَ النَّاسِ. قَالُوا مَنْ هُمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ: هُمْ أَهْلُ الْقُرْآنِ أَهْلُ اللَّهِ وَخَاصَّتُه(رَوَاهُ ابْنُ مَاجَ:٢١٥)[1]
Terjemahan
Hadis dari Annas bin Malik ia berkata:Rasulullah SAW bersabda Sesungguhnya Allah memiliki keluarga dari kalangan manusia. Para sahabat bertanya:Siapakah mereka wahai Rasulullah Beliau menjawab: Mereka adalah ahli al-Qur’an, mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang khusus-Nya ( HR Ibnu Majjah No 215 )
Isi Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan keutamaan yang sangat tinggi bagi orang-orang yang dekat dengan al-Qur’an, yaitu mereka yang membaca, mempelajari, mengamalkan, dan menjaganya. Mereka disebut sebagai “keluarga Allah” bukan dalam arti nasab, tetapi sebagai bentuk kemuliaan dan kedekatan khusus di sisi Allah. Hal ini menunjukkan bahwa al-Qur’an menjadi sebab seseorang mendapatkan kedudukan yang mulia dan istimewa. Oleh karena itu, hadis ini mendorong umat Islam untuk senantiasa berinteraksi dengan al-Qur’an, karena orang yang menjadikannya sebagai pedoman hidup akan termasuk golongan yang dimuliakan oleh Allah.
Referensi
1.Sunan Ibn Majah, Kitab Muqaddimah, Bab Faḍl Man Ta'allama al-Qur'an wa Allamahu, hadis no. 215.

Komentar 0